DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Buku Teks Matakuliah Bioteknologi Berbasis Penelitian PotensiEkstrakDaun Pacing (Costus speciosus Smith)terhadapMotilitasdan AktivitasFosforilasiPada Spermatozoa Tikus (Rattus novergicus)

Urla Tri Wulanzani

Abstrak


ABSTRACT

 

Wulanzani, Urla Tri. 2016. Pengembangan Buku Teks Matakuliah Bioteknologi

Berbasis Penelitian Potensi Ekstrak Daun Pacing (Costus speciosus

Smith) terhadap Motilitas dan Aktivitas Fosforilasi Pada

Spermatozoa Tikus (Rattus novergicus). Tesis. Jurusan Pendidikan

Bioteknologi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing: (1) Dr. Umie Lestari, M. Si., (2) Dr. H. Istamar

Syamsuri, M. Pd

Kata Kunci:  Buku Teks Berbasis Penelitian, Potensi Ekstrak Daun Pacing,

Motilitas, Aktivitas Fosforilasi, Spermatozoa Tikus, Matakuliah

Bioteknologi

Pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi menjadikan Bioteknologi

harus dikuasai oleh berbagai kalangan terutama kalangan akademisi, termasuk

mahasiswa. Upaya untuk meningkatkan penguasaan Bioteknologi dapat dilakukan

melalui pembinaan sumber daya manusia yang diorientasikan pada kompetensi

meneliti dan menerapkan metode-metode mutakhir Bioteknologi untuk

diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari. Salah satu upaya pencapaian tersebut

diaplikasikan dalam mata kuliah sajian Pengantar Bioteknologi di jurusan Biologi

Universitas Negeri Malang. Hanya saja pelaksanaan perkuliahan Bioteknologi

lebih bersifat teoritis, sedangkan Bioteknologi seharusnya bersifat aplikatif.

Mahasiswa kurang diberi kesempatan untuk mengaplikasikan teknik-teknik dalam

Bioteknologi secara langsung, misalnya dengan kegiatan praktikum secara

langsung. Keterbatasan proses perkuliahan tersebut perlu ditunjang dengan buku

teks yang mampu membantu mahasiswa dalam memahami dan memberikan salah

satu contoh penggunaan teknik-teknik dalam menghasilkan produk atau jasa

dalam Bioteknologi. Hasil analisis kebutuhan yang dilakukan melalui wawancara

dan angket menunjukkan 90% mahasiswa setuju untuk adanya pengembangan

buku teks berbasis pada penelitian.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak daun pacing

terhadap motilitas dan aktivitas fosforilasi pada spermatozoa tikus dan

menghasilkan bahan ajar berupa buku teks penunjang mata kuliah Bioteknologi

berbasis penelitian tentang teknik-teknik dan langkah-langkah untuk mengetahui

potensi ekstrak daun pacing terhadap motilitas dan aktivitas fosforilasi pada

spermatozoa tikus bagi mahasiswa yang menempuh matakuliah Bioteknologi.

Penelitian ini dibagi menjadi dua tahap yaitu penelitian eksperimental dan

penelitian pengembangan. Penelitian eksperimental dilakukan melalui beberapa

prosedur diantaranya pemeliharaan hewan coba, pemberian ekstrak daun pacing,

pembedahan hewan coba, perhitungan motilitas, isolasi protein, elektroforesis

SDS-PAGE, elektroelusi, dan uji aktivitas fosforilasi. Penelitian pengembangan

menggunakan model pengembangan ADDIE yang menggunakan lima tahap

pengembangan yaitu analyze (analisis), design (desain), development

(pengembangan), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi).  Data

hasil penelitian dan pengembangan berupa: 1) nilai motilitas sperma dan nilai

aktivitas fosforilasi, 2) hasil persentase dan tanggapan dari ahli materi, ahli media,

dan uji coba perorangan.

Hasil dari perhitungan unit aktivitas fosforilasi sejalan dengan hasil dari

perhitungan motilitas. Pada kontrol, hasil perhitungan motilitas rata-rata adalah

67% dengan rata-rata unit aktitasnya sebesar 5,55 x 10-1

µmol/mL.menit. Pada perlakuan satu, hasil perhitungan motilitas rata-rata adalah 48% dengan rata-rata

unit aktivitasnya sebesar 3,20 x 10-1

µmol/mL.menit. Pada perlakuan dua, hasilperhitungan motilitas rata-rata adalah 36% dengan rata-rata unit aktitasnya sebesar

2,95 x 10-1 µmol/mL.menit. Hasil tersebut menunjukkan bahwa lebih banyak ATP

yang terfosforilasi oleh protein membran sperma pada kelompok kontrol

dibandingkan dengan kelompok perlakuan. Hal tersebut menunjukkan bahwa

semakin sedikit ATP yang terfosforilasi maka motilitasnya pun akan semakin

menurun, karena energi yang dibebaskan untuk pergerakan sperma atau motilitas

semakin sedikit. Hasil validasi ahli materi sebesar 95,40%, ahli media sebesar

92,63%, uji coba perorangan sebesar 91,73 %. Hasil validasi secara keseluruhan

termasuk dalam kategori sangat valid. 

Kesimpulan dari penelitian pengembangan ini adalah 1) ekstrak daun pacing

pada dosis 67 dan 32 mg/kg BB mampu menurunkan motilitas dan nilai aktivitas

fosforilasi sejalan dengan hasil perhitungan motilitas, sehingga semakin sedikit

ATP yang terfosforilasi maka motilitasnya pun akan semakin menurun, 2) buku

teks potensi ekstrak daun pacing terhadap motilitas dan aktivitas fosforilasi pada

 

spermatozoa tikus layak digunakan pada matakuliah Bioteknologi.