DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbandingan Model Pembelajaran Group Investigation dengan Problem Based Learning Berbasis Multiple Intelligences Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah dan Hasil Belajar Geografi Siswa SMA

Amalia Putri Wijayanti

Abstrak


ABSTRACT

 

Wijayanti, Amalia Putri. 2016. Perbandingan Model Pembelajaran Group Investigation dengan Problem Based Learning Berbasis Multiple Intelligences terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah dan Hasil Belajar Geografi Siswa SMA. Tesis. Program Studi Pendidikan Geografi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd. (II) Dr. Ach. Amirudin, M.Pd.

Kata Kunci: Group Investigation, Problem Based Learning, Kemampuan

Memecahkan Masalah, Hasil Belajar

Group Investigation dan Problem Based Learning berbasis Multiple Intelligences merupakan model pembelajaran mandiri dengan mengkonstruksi kemampuan dalam diri siswa. Every child is special, artinya setiap siswa memiliki kecerdasan masing-masing dipengaruhi pemahaman konsep, pengalaman hidup dan dibuktikan  dalam menyelesaikan permasalahan di lapangan. Implementasi model pembelajaran ini akan membuat siswa mengetahui potensi sesuai kecerdasan dan memudahkan mengkonstruksi pemahaman siswa tentang permasalahan lingkungan di wilayah Kota Batu.

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan model Group Investigation dengan Problem Based Learning berbasis Multiple Intelligences terhadap kemampuan memecahkan masalah dan hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian non equivalent group design. Subyek dalam penelitian ini siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kota Batu Semester Genap tahun ajaran 2015/2016. Penilaian kemampuan memecahkan masalah dan hasil belajar Geografi menggunakan instrumen soal pretest dan posttest yang telah divalidasi dan uji reliabilitas. Analisis menggunakan two way anava dengan program SPSS 16.0 for Windows.

Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil penelitian terdapat perbedaan kemampuan memecahkan masalah dan hasil belajar geografi dengan menggunakan Group Investigation dan Problem Based Learning berbasis Multiple Intelligences. Rata-rata hasil belajar Group Investigation lebih tinggi 4,2 dibandingkan Problem Based Learning, sedangkan kemampuan memecahkan masalah Problem Based Learning memiliki nilai yang lebih tinggi 4 dibandingkan Group Investigation. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar sedangkan penggunaan model Problem Based Learning dapat mendorong siswa dalam kemampuan memecahkan masalah.

 

Saran yang diberikan bagi guru sebagai berikut: a) Pada pembelajaran jangan menganggap semua siswa memiliki kecerdasan sama karena siswa memiliki kecerdasan beraneka ragam, sehingga penggunaan Multiple intelligences disarankan bagi semua mata pelajaran; b) untuk memfasilitasi pembelajaran yang memperhatikan multiple intelligences yang berbasis lingkungan disarankan menggunakan model Group Investigation dan Problem Based Learning.