DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pertanyaan Pembelajaran yang Mendalam untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Kinematika Mahasiswa Tahun Pertama

ismi laili afwa

Abstrak


ABSTRAK

Afwa, Ismi Laili. 2016. Pertanyaan Pembelajaran yang Mendalam untuk

Meningkatkan Penguasaan Konsep Kinematika Mahasiswa Tahun Pertama.

Tesis, Program Studi Pendidikan Fisika, Pascasarjana, Universitas Negeri

Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sutopo, M.Si., (II) Dr. Eny Latifah, M.Si.

Kata Kunci: pemahaman konsep, kinematika, program deep learning question

Banyak penelitian sebelumnya yang mengungkapkan kesullitan siswa dalam memahami konsep-konsep dasar kinematika dan menerapkannya pada pemecahan soal. Untuk memfasilitasi mahasiswa memahami konsep kinematika secara baik dan mampu memecahkan permasalahan fisika dalam berbagai konteks dan format representasi, melalui penelitian ini telah dikembangkan program pendalaman materi yang berisi latihan-latihan soal disertai balikan sesegera mungkin dan dikemas dalam bentuk program computer interaktif. Program yang dibuat dinamai Deep Learning Question (DLQs).

Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan desain embeded experimental untuk menggali secara lengkap subjek penelitian. Subjek penelitian sebanyak 35 mahasiswa S1 prodi pendidikan fisika Universitas Negeri Malang. Sebelum menggunakan program, mahasiswa telah mempelajari konsep-konsep kinematika dikelas perkuliahan regular dan diberikan pretest soal utama. Setelah pretest utama, mahasiswa mengerjakan pretest soal tambahan. Tes utama menggunakan soal-soal standart fisika dasar 1, sedangkan tes tambahan menggunakan soal-soal yang semuanya dihadirkan pada program DLQs. Proses mengerjakan soal tes tambahan dan utama disertai dengan alasan jawaban. Selanjutnya mahasiswa menggunakan DLQs kemudian diberikan posttest dari tes utama dan tes tambahan. Terdapat dua set data penelitian, pretest-postest utama dan tambahan. Data yang dianalisis secara kuantitatif adalah skor penguasaan konsep dengan paired sample t-test. Data yang dianalisis secara kualitatif adalah dari alasan jawaban mahasiswa baik pretest maupun posttest.

Hasil penelitian menunjukkan skor kemampuan penguasaan konsep mahasiswa meningkat secara signifikan (p = 0,00) baik pada tes utama maupun tes tambahan. Effect size dan N-Gain pada tes utama secara berurutan sebesar 0.86 (tinggi) dan 0,29 (rendah) sedangkan pada tes tambahan sebesar  5.47 (sangat tinggi) dan 0.91 (tinggi). Secara keseluruhan lima kemampuan penguasaan konsep mahasiswa pada tes utama yang diujikan meningkat. Urutan kemampuan penguasaan konsep yang meningkat paling kuat adalah kemampuan penguasaan konsep kedua, kesatu, keempat, ketiga dan kelima. Kemampuan penguasaan konsep kelima kurang meningkat hal ini disebabkan isi balikan program DLQs hanya menjelaskan secara umum mengenai arah percepatan sesaat belum menguatkan penguasaan konsep mengenai peran percepatan sentripetal terhadap . Apabila  meningkat maka percepatan sentripetal juga meningkat.