DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perubahan Konseptual dan Keterampilan Proses Sains Siswa dalam Pembelajaran Kolaboratif Berbantuan Real and Virtual Laboratory pada Materi Fluida Statis

Iqlima Noor Akmala Dewi

Abstrak


ABSTRACT

 

Dewi, Iqlima Noor Akmala. 2016. Perubahan Konseptual dan Keterampilan Proses Sains Siswa dalam Pembelajaran Kolaboratif Berbantuan Real and Virtual Laboratory pada Materi Fluida Statis. Tesis. Program Studi Pendidikan Fisika, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sentot Kusairi, M.Si., (II) Dr. Lia Yuliati, M.Pd.

Kata Kunci : pembelajaran kolaboratif, real and virtual laboratory, perubahan konseptual, keterampilan proses sains.

Miskonsepsi sering terjadi pada siswa. Siswa membawa konsep awal atau prakonsepsi tentang suatu konsep sebelum siswa tersebut mengikuti pembelajaran di sekolah. Dibutuhkan pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mengurangi miskonsepsi tersebut. Kurangnya pengalaman siswa dalam melakukan praktikum berdampak pada pemahaman dan keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui perubahan konseptual dan melatihkan keterampilan proses sains siswa dengan menggunakan pembelajaran kolaboratif berbantuan real and virtual laboratory.

Penelitian ini menggunakan rancangan mixed method dengan desain embedded. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 2 SMAN 1 Bojonegoro. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-April 2016. Instrumen penelitian meliputi perangkat pembelajaran (RPP), soal essai tes perubahan konseptual siswa, panduan wawancara, dan lembar observasi untuk mengamati proses pembelajaran dan mengukur keterampilan proses sains siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi, dokumentasi selama pembelajaran, dan wawancara. Pada saat praktikum siswa menggunakan virtual laboratory yang dilakukan setelah menggunakan real laboratory. Analisis perubahan konseptual dilakukan berdasarkan rubrik. Jawaban pretest dan posttest siswa kemudian dikategorikan menjadi paham konsep, paham sebagian, spesifik miskonsepsi, dan tidak paham.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif berbantuan real and virtual laboratory dapat membantu siswa mengalami perubahan konseptual yang ditandai dengan penguasaan konsep siswa yang meningkat dan menurunnya tingkat kesulitan siswa dalam memahami materi fluida statis. Selain itu, penggunaan real and virtual laboratory juga dapat membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan proses sains siswa. Keterampilan proses sains yang diamati terdiri atas 6 indikator antara lain berhipotesis, melakukan percobaan, menginterpretasi data, menggambar grafik, menganalisis data, dan mengkomunikasikan hasil. Keterampilan proses sains siswa mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Keterampilan yang menunjukkan peningkatan paling tinggi adalah membuat kesimpulan dan keterampilan yang paling rendah adalah membuat grafik. Hasil dari N-gain yaitu sebesar 0.5 menunjukkan bahwa siswa mengalami perubahan yang cukup besar setelah diberikan perlakuan. Hasil dari effect size diperoleh nilai sebesar 0.89 yang berarti penggunaan pembelajaran berdampak cukup besar terhadap penguasaan konsep siswa. Hal tersebut juga dibuktikan dengan hasil uji-t berpasangan yang menunjukkan perbedaan yang signifikan. Nilai posttest siswa mengalami kenaikan daripada nilai pretest. Perubahan konseptual siswa dalam pembelajaran terjadi pada fase transformation dan reflection.