DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Defragmenting Struktur Berpikir Melalui Pemetaan Kognitif untuk Memperbaiki Kesalahan Siswa dalam Memecahkan Masalah Persamaan Kuadrat

TYAS PRAMUKTI KIRNASARI

Abstrak


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan defragmenting struktur berpikir yang dapat memperbaiki kesalahan siswa dalam memecahkan masalah persamaan kuadrat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dan melibatkan 28 siswa kelas X MIA SMAN 6 Malang yang telah menerima materi persamaan kuadrat. Siswa diberikan tes awal yang terdiri dari dua masalah persamaan kuadrat. Subjek penelitian dipilih dengan mempertimbangkan kelengkapan jawaban siswa serta kesalahan siswa. Penentuan subjek juga mempertimbangkan tingkat kemampuan matematis serta kemampuan komunikasi siswa. Sehingga terpilih tiga siswa yang dijadikan sebagai subjek penelitian dengan rincian satu siswa berkemampuan rendah, satu siswa berkemampuan sedang, dan satu siswa berkemampuan tinggi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa kata-kata, kalimat-kalimat yang mendeskripsikan kesalahan siswa dari hasil tes awal dan proses defragmenting struktur berpikir siswa. Data pada penelitian ini adalah hasil tes siswa sebelum dan sesudah defragmenting, rekaman wawancara dan catatan lapangan selama penelitian. Pada penelitian ini, instrumen utama dalam pengumpulan data adalah peneliti sendiri. Sedangkan instrumen pendukung dalam penelitian ini adalah lembar tugas, pedoman wawancara dan alat rekam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang dialami siswa berdasarkan tahap pemecahan masalah polya adalah: (1) memahami masalah, yaitu tidak mampu memahami keterkaitan informasi-informasi pada masalah; (2) merencanakan strategi penyelesaian, yaitu tidak mampu mengaitkan masalah dengan konsep yang telah dipelajari; (3) melaksanakan rencana penyelesaian, yaitu tidak mampu menentukan faktor-faktor persamaan kuadrat; (4) mengecek kembali, yaitu tidak memeriksa kembali langkah-langkah penyelesaian dan solusi masalah yang diperolehnya. Kesalahan siswa dalam menentukan faktor-faktor persamaan kuadrat dikarenakan bilangan yang terdapat pada persamaan kuadrat terlalu besar, cara yang digunakan dalam menentukan faktor-faktor persamaan kuadrat adalah cara coba-coba serta rumus yang digunakan siswa untuk menentukan faktor-faktor persamaan kuadrat kurang tepat. Defragmenting struktur berpikir melalui pemetaan kognitif dilakukan dengan scaffolding, conflict cognitive dan disequilibrasi.