DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Program PPG dalam Membangun Kompetensi Guru Geografi (Studi Multi Situs di UM dan UNESA pada Peserta Alumni SM3T)

Mega Prani Ningsih

Abstrak


ABSTRACT

 

Implementasi Program PPG dalam Membangun Kompetensi Guru Geografi (Studi Multi Situs di UM dan UNESA pada Peserta Alumni SM3T)

Kompetensi guru menjadi permasalahan pendidikan di Indonesia terutama daerah 3T (daerah terdepan, terluar, dan tertinggal). Program SM3T merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam percepatan pendidikan di daerah 3T dan berlanjut dengan Program PPG SM3T selama satu tahun. Guru geografi adalah bagian dari pendidik yang mengikuti program ini dan dituntut memiliki kualifikasi akademik yang relevan dan kompetensi. Implementasi Program PPG SM3T di Jawa Timur dilakukan di UM dan UNESA yang memiliki keunggulan sebagai LPTK. Namun dalam implementasinya, baik UM maupun UNESA mengalami permasalahan berkaitan dengan implementasi tahapan dan kegiatan.

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan tahapan-tahapan implementasi Program PPG SM3T yang diselenggarakan di UM dan UNESA dalam membangun Kompetensi Guru Geografi; dan (2) menjelaskan bentuk implementasi Program PPG SM3T yang diselenggarakan di UM dan UNESA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain studi multi situs. Subyek penelitian ini yaitu guru geografi (peserta) dan pengelola Program PPG SM3T yang dipilih berdasarkan keberadaannya atau secara conditio sain quanon. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisi data menggunakan interactive model Miles dan Huberman dengan dua tahap analisis, yaitu analisis data dalam situs dan lintas situs.

 

Hasil penelitian menunjukkan: (1) Tahapan implementasi Program PPG SM3T di UM dan UNESA terjadi modifikasi pada setiap tahap yang terdiri atas: pengembangan silabus, prakondisi, dan sistem pembelajaran. Tahap pengembangan silabus dilakukan melalui kegiatan workshop dengan melibatkan pihak internal dan eksternal Prodi Pendidikan Geografi. Tahap prakondisi dilakukan bersama dengan tahap pleno 1. Tahap sistem pembelajaran mengalami modifikasi menjadi tahapan berikut: pleno 2; diskusi kelompok; kerja kelompok/mandiri; gabungan dari pleno 3, revisi dan persetujuan RPP; ujian formatif; KKL/PPL dan publikasi ilmiah. Tahap PPL terdiri atas: penyerahan mahasiswa PPL oleh perwakilan pihak PPG kepada SMA mitra; melakukan kegiatan mengajar dan non mengajar, pengembangan diri dan penelitian PTK; penjemputan mahasiswa PPL oleh perwakilan pihak PPG dari SMA mitra; dan uji kinerja melalui lesson study. Tahap uji kompetensi terdiri atas: UTL, pendalaman materi ujian, dan UTN. Tahapan yang mengalami modifikasi ditentukan oleh pengelola program. Setiap tahapan diarahkan untuk dapat membangun kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional guru geografi. (2) Penelitian ini menemukan bentuk implementasi Program PPG SM3T di UM dan UNESA menjadi model temuan baru yang dinamai “Model Kolaboratif.“ Model ini memiliki keunggulan dan kelemahan sehingga implementasinya perlu mendapatkan uji kelayakan dan setiap LPTK penyelenggara perlu menyesuaikan tahapan dan kegiatan yang dilakukan.