DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran Matematika Berkonstruksi Origami Untuk Meningkatkan Kecerdasan Spasial Siswa di SMP Negeri 5 Singosari Satu Atap Malang

Dian Wardhani

Abstrak


ABSTRAK

Wardhani, Dian. 2016. Pembelajaran Matematika Berkonstruksi Origami Untuk   Meningkatkan Kecerdasan Spasial Siswa di SMP Negeri 5 Singosari Satu Atap Malang. Program Studi Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Edy Bambang Irawan, M.Pd, (II) Prof. Dr. Cholis Sa’dijah, M.Pd., MA

Kata Kunci: pembelajaran matematika, origami, kecerdasan spasial

Permasalahan yang dialami siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Singosari Satu Atap dengan peneliti sebagai guru matematika adalah siswa kurang mampu memahami gambar atau bentuk pada bangun ruang. Siswa kurang mampu memahami bagian-bagian yang terdapat pada bangun ruang (rusuk, sisi, diagonal, dll) dan tidak memahami darimana didapatkannya rumus luas permukaan dan volume. Siswa cenderung untuk menghafalkan rumus yang telah ada. Siswa tidak berusaha mengembangkan kemampuan dan penginderaan spasialnya yang sangat berguna dalam memahami relasi dan sifat-sifat dalam geometri untuk memecahkan masalah matematika dan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan pembelajaran matematika berkonstruksi origami yang dapat meningkatkan kecerdasan spasial siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Singosari Satu Atap.

Metode penelitian yang digunakan yaitu Classroom Action Research (Penelitian Tindakan Kelas), karena penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki pembelajaran di kelas yang dilakukan guru. Jenis penelitian tindakan ini mengacu pada model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Lewin (2007). Secara garis besar, penelitian berupa siklus yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), observasi (observations) dan refleksi (reflection). Siklus akan diulang sampai kriteria keberhasilan tercapai. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 05 Singosari Satu Atap yang beralamatkan di Dusun Sumbul, Desa Klampok, Kec. Singosari-Kab. Malang yang terdiri dari 20 orang siswa. Data penelitian yang terkumpul dianalisis dengan model alir Milles, dkk (2014) yang meliputi kegiatan (1) mereduksi data, (2) menyajikan data, dan (3) menarik kesimpulan dan verifikasi.

Hasil penelitian menyimpulkan, bahwa nilai aktivitas siswa pada siklus II lebih baik dari siklus I. Nilai pada siklus I adalah  (3,15), (3,32), dan (3,32). Sedangkan nilai pada siklus II adalah (3,15),(3,36), dan (3,42). Dari data tersebut disimpulkan bahwa aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran matematika berkonstruksi origami berada pada kategori BAIK sehingga memenuhi kriteria keberhasilan. Berdasarkan hasil analisa data hasil unjuk kerja siswa pada LKS, diketahui bahwa skor rata-rata LKS pada siklus II adalah 81,6 (memenuhi kriteria keberhasilan). Skor tersebut menunjukkan peningkatan dari skor rata-rata LKS pada siklus I yaitu sebesar 74,6. Berdasarkan hasil analisa data nilai tes akhir siswa, diketahui bahwa persentase ketuntasan siswa pada siklus II sebesar 80%. Persentase tersebut menunjukkan peningkatan dari persentase ketuntasan siklus I yang hanya mencapai 35%. Berdasarkan uraian data diatas, maka pembelajaran yang dilakukan pada penelitian ini dikatakan berhasil karena telah mencapai kriteria yang ditetapkan.