DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Penilaian Sikap Sosial dengan Teknik Observasi, SelfAssessment, dan Peer Assessment pada Pembelajaran Tematik Kelas V SDN Arjowinangun 02 (Implementasi Kurikulum 2013).

Tulus Wicaksono

Abstrak


ABSTRAK

 

Wicaksono, Tulus Pamuji. 2015. Pengembangan Penilaian Sikap Sosial dengan Teknik Observasi, SelfAssessment, dan Peer Assessment  pada Pembelajaran Tematik Kelas V SDN Arjowinangun 02 (Implementasi Kurikulum 2013). Pembimbing : Dr. Muhardjito. M.S., dan Dr. Titik Harsiati, M.Pd

 

 Katakunci: sikap, observasi, self assessment, peer assessment, pembelajaran tematik.

Cara penilaian sikap pada implementasi kurikulum 2013, membuat guru harus fokus terhadap kegiatan menilai siswa. Di samping itu guru harus memberikan perhatian dan menjelaskan materi kepada siswa. Guru masih kesulitan melaksanakan penilaian pada aspek sikap terutama pada saat proses penilaian atau pengambilan data dan pengolahan hasil penilaian. Hal ini mengakibatkan penilaian sikap tidak dilaksanakan sesuai proses penilaian. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan alat penilaian yang mudah digunakan guru serta membiasakan siswa menilai dirinya sendiri dan orang lain secara objektif. Selain itu, penelitian ini dilakukan untuk menguji kelayakan alat penilaian sikap yang praktis, valid, dan reliabel.

Penelitian pengembangan ini didasarkan pada model pengembangan ADDIE yang dilaksanakan pada lima langkah yaitu analisis masalah dan kebutuhan; desain dan perencanaan bentuk produk; pengembangan bentuk produk; penerapanproduk di lapangan; danevaluasi. Data pada penelitian ini diperoleh dari hasil uji coba instrumen penilaian sikap yang berupa data kuantitatif dan kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji lapangan produk awal dilaksanakan sebelum uji coba lapangan dengan meminta validasi ahli bahasa dan evaluasi. Hasil validasi ahli evaluasi diperoleh persentase 80%. Menurut kriteria tingkat kevalidan dapat dikatakan bahwa produk pengembangan penilaian sikap memiliki tingkat kevalidan yang tinggi. Kepraktisan produk dilakukan oleh ahli bahasa, guru, dan siswa kelas V SDN arjowinangun 02. Persentase data angket ahli bahasa, guru dansiswaberturut-turutadalah92%, 93%, dan 90%. Berdasarkan hasil analisis hasil data diperoleh persentase kepraktisan rata-rata adalah 92%. Jika disesuaikan tabel kriteria kepraktisan, maka produk tersebut termasuk pada kriteria sangat praktis atau dapat digunakan tanpa revisi. Ujireliabilitasmenunjukkanbahwaterdapat 12 instrumen penilaian sikap yang telah dianalisis dengan kriteria reliabel. Pada teknik observasi terdiri dari penilaian jujur, tanggung jawab, dan disiplin. Pada teknik peer assessmentmencakup penilaian sikap peduli, percaya diri, dan menghargai. Pada teknik self assessmentmencakup penilaian sikap jujur, tanggung jawab, disiplin, peduli, percaya diri, dan menghargai.