DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Performa Kemampuan Spasial Siswa pada Konsep Jarak dan Proyeksi

Rendi Lusbiantoro

Abstrak


ABSTRAK

 

Lusbiantoro, Rendi. 2016. Performa Kemampuan Spasial Siswa padaKonsepJarakdanProyeksi.Tesis.JurusanPendidikanMatematikaPascasarjanaUniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (1) Dr. Sri Mulyati, M.Pd, (2) Dr. Abadyo, M.Si.

 

Kata kunci: performa, kemampuanspasial, geometri, spasial

National Council of Teacher of Mathematics (NCTM) menetapkan geometri sebagai satu dari lima standar isi yang diterapkan di sekolah-sekolah. Namun belajar geometri tidaklah mudah. Beberapa faktor telah teridentifikasi sebagai penyebab kesulitan dalam belajar geometri, salah satunya adalah kecerdasan visualisasi spasial. Kemampuan spasial merupakan kecerdasan atau kemampuan seseorang terkait aktivitas mental yang berhubungan dengan keruangan (space) dalam memanipulasi informasi dan mengubah-ulang bentuk. Oleh karena itu, dengan mengetahui tingkat kemampuan spasial siswa akan sangat membantu guru untuk menentukan perlakuan (treatment) yang sesuai untuk siswa.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perfoma kemampuan spasial siswa pada materi jarak dan proyeksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data utama yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data kualitatif dalam bentuk deskriptif.  Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas X RPL 4 SMK Telkom Malang. Semua siswa dalam penelitian ini diberikan tes kemampuan spasial terlebih dahulu kemudian tiga soal tentang masalah jarak dan proyeksi. Subjek wawancara sebanyak 8 orang siswa yang terdiri atas 4 siswa yang berkategori berkemampuan spasial baik dan 4 siswa yang berkategori berkemampuan spasial kurang. Semua data yang dikumpul selanjutnya dianalisis.

Dari hasil penelitian ini, diperoleh empat kategori yaitu kategori siswa berkemampuan spasial tinggi dan jawaban benar, siswa berkemampuan spasial tinggi dan jawaban salah, siswa berkemampuan spasial rendah dan jawaban benar dan siswa berkemampuan spasial rendah dan jawaban salah. Siswa kategori 1 melakukan tiap tahapan performa dengan baik, kesalahan yang dilakukan adalah kecerobohan. Siswa kategori 2 melakukan kesalahan disebabkan karena pemahaman terhadap materi. Siswa kategori 3 melakukan kesalahan yang diakibatkan oleh pemahaman materi dan kemampuan spasial. Siswa kategori 4 melakukan kesalahan yang disebabkan oleh pemahaman materi, kemampuan spasial, dan kecerobohan. Kemampuan spasial berpengaruh pada performa siswa yaitu membantu siswa dalam memahami bentuk dan bangun.