DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Uji Reduksi Konsentrasi dan Isolasi Gen Pengoksidasi Sulfida (H2S) Dari Bakteri Indigen Limbah Cair Pengolahan Ikan di Kawasan Sungai Kali Mati Kecamatan Muncar, Sebagai Bahan Pengembangan Buku Ajar Matakuliah Bioteknologi di Perguruan Tinggi.

Martin Artiyono Pratama

Abstrak


ABSTRAK

 

Perkembangan industri pengolah ikan di Muncar memberikan dampak negatif berupa pencemaran lingkungan yang cukup memprihatinkan terutama pada kawasan industri tersebut. Hasil penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa kadar sulfida dalam bentuk H2S di Sungai Kali Mati sangatlah tinggi dan membahayakan. Hasil uji menunjukkan kandungan sulfida mencapai 7,04 ppm. Di lain pihak, hasil analisis dari isolasi gen pengoksidasi sulfida pada bakteri indigen di Sungai Kali Mati, Kecamatan Muncar sangat potensial untuk digunakan sebagai bahan pengembangan buku ajar pada matakuliah Bioteknologi. Hasil wawancara menjelaskan bahwa, masih belum terdapat bahan ajar yang berupa buku ajar pada matakuliah Bioteknologi terutama pada sub-tema penerapan bioteknologi terhadap lingkungan (bioremediasi).

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah 1) mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri indigen yang mempunyai kemampuan untuk mengoksidasi sulfida (H2S) pada limbah cair dari industri pengolahan ikan di kawasan Sungai Kali Mati, Muncar; 2) mengisolasi gen pengoksidasi sulfida pada bakteri indigen sebagai upaya mencari agen bioremediator yang potensial; 3) menganalisis potensi dari gen pengoksidasi sulfida yang dimiliki bakteri indigen pada limbah cair dari industri pengolahan ikan di kawasan Sungai Kali Mati, Kecamatan Muncar; 4) menghasilkan produk penelitian berupa buku ajar yang dapat diaplikasikan pada sub-tema penerapan bioteknologi terhadap lingkungan (bioremediasi) dalam matakuliah Bioteknologi.

Penelitian dilakukan dalam dua tahapan. Penelitian di tahap pertama menggunakan rancangan deskriptif-eksploratif untuk mengisolasi bakteri indigen dan mengisolasi gen pengoksidasi sulfida dari bakteri yang berpotensi sebagai agen bioremediator. Tahap kedua dalam penelitian ini adalah berupa pengembangan buku ajar untuk matakuliah Bioteknologi di Program Studi Pendidikan Biologi (S1) FKIP Universitas Jember yang mengadaptasi model pengembangan Borg and Gall. Data penelitian ini adalah jenis isolat bakteri indigen, nilai uji penurunan kadar sulfida, pita DNA pada gel agarose, hasil sekuensing, tanggapan, dan saran, serta skor penilaian buku ajar.

Hasil penelitian deskriptif-eksploratif memperoleh 5 isolat bakteri indigen limbah cair dari industri pengolahan ikan di kawasan Sungai Kali Mati kecamatan Muncar yang mampu mengoksidasi sulfida (H2S), dan 2 isolat bakteri indigen yang paling potensial adalah bakteri Escherichia coli dan Aeromonas hydrophila. Gen soxB (pengoksidasi sulfida) dari bakteri E. coli dan A. hydrophila berhasil diisolasi dan di sekuens. Hasil dari isolasi gen soxB dapat dilihat dari pita-pita DNA hasil elektroforesis. Hasil sekuensing gen soxB bakteri E. coli memiliki panjang 723 bp dan  A. hydrophila  641 bp.

Gen soxB (pengoksidasi sulfida) pada isolat bakteri indigen yang ditemukan memiliki potensi dalam menurunkan kadar sulfida. Hal tersebut terbukti dari segi fenotip dan genotipnya. Pemanfaatan lebih lanjut sebagai agen biologi (bioremediator) masih perlu adanya pemahaman yang mendalam. Selain itu, produk pengembangan buku ajar untuk matakuliah Bioteknologi di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universias Jember, memiliki rerata total analisis hasil validasi dan ujicoba kelompok kecil di atas 81%, sehingga hal tersebut dapat dikategorikan valid dan layak.