DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Buku Ajar Berbasis Penelitian Evolusi dan Filogenetik Molekuler untuk Mata Kuliah Evolusi di Universitas Jember

Ulin Nuha

Abstrak


Abstract: Molecular phylogeneticis a material which studied in Evolution Subject for undergraduete student in Biology Education Programm. This subject need contextual learning materials and allow in development and progress of science and technology developing. The general problem of student isthe low knowledge in molecular area. One solution for this problem is provide a research-based textbook based on molecular approach. The textbook was developed based on ADDIE development model. The product was validated by instructional media expert, subject matter expert, education practitioner and tested on small group (nine students). Validation results from instructional media expert, subject matter expert, education practitioner, and small group are respectively  87,14%,91,00%, 75,78% , and 82,22% .

Key Words:research-based texbook, evolution, molecular phylogenetics

 

Abstrak:Filogenetik molekuler merupakan salah satu kajian yang dipelajari pada mata kuliah Evolusi untuk jenjang S1 Pendidikan Biologi. Kajian ini memerlukan bahan ajar yang kontekstual dan tetap mengikuti perkembangan IPTEKS. Kendala yang muncul adalah pengetahuan mahasiswa dalam ranah molekuler masih rendah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan buku ajar berbasis penelitian denan pendekatan molekuler. Buku ajar dikembangkan berdasarkan model pengembangan ADDIE. Produk divalidasi oleh ahli media, materi, praktisi pendidikan dan diujicobakan pada kelompok kecil. Hasil validasi ahli media, ahli materi, praktisi pendidikan dan uji coba kelompok kecil secara berturut turut adalah 87,14%, 91,00%, 75,78%, dan 82,22%.

Kata kunci:buku ajar berbasis penelitian, evolusi, filogenetik molekuler

 

Nuha, Ulin. 2016. Analisis Filogeni Ikan Manggabai (Glossogobius giuris), Payangga (Giuris margaritacea), dan Hulu’u dari Danau Limboto berdasarkan Sekuen Gen Cytochrome b sebagai Buku Ajar Berbasis Penelitian untuk Mata Kuliah Evolusi di Universitas Jem

 

Filogenetik molekuler merupakan kajian yang mempelajari tentang hubungan kekerabatan organisme yang dianlisisdengan membandingkan DNA antar organisme. Kajian yang dipelajari dalam mata kuliah Evolusi di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Jember ini membutuhkan bahan ajar kontekstual dan tetap mengikuti perkembangan IPTEKS.Hal ini merujuk pada capaian pembelajaran dalam KKNI untuk level 6 (Strata 1) yaitu mahasiswa dituntut agar mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan IPTEKS pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi. Sehubungan dengan pemanfaatan IPTEKS, kendala yang muncul adalah pemahaman mahasiswa dalam ranah molekuler masih kurang. Hal ini disebabkan mahasiswa belum memiliki pengetahuan mengenai teknik-teknik dalam memperoleh data molekuler, mulai dari isolasi, purifikasi, amplifikasi hingga sekuensing basa nukleotida. Pemahaman mahasiswa masih terbatas pada konsep yang mendasar dan masih kurang memahami konsep evolusi dan filogenetik dengan pendekatan molekuler yang ditunjukkan masih terdapat beberapa kesalahan konsep saat kegiatan diskusi kelas. Kegiatan presentasi dan diskusi kelas hanya menampilkan materi yang besifat teoritis dan tidak disertai dengan contoh aplikasi filogenetik. Selain itu, mahasiswa menggunakan informasi dari internet dengan sumber yang tidak jelas. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan hubungan kekerabatan atau filogeni Glossogobius giuris, Giuris margaritacea dan ikan hulu’u berdasarkan variasi sekuens gen cyt b dan (2) menghasilkan buku ajar untuk mata kuliah Evolusi berbasis hasil penelitian analisis filogeni Glossogobius giuris, Giuris margaritacea dan ikan hulu’u dari Danau Limboto berdasarkan sekuen gen cyt b.

 

Metode dalam penelitian dan pengembangan ini dibagi menjadi dua, penelitian deskriptif eksploratif dan pengembangan buku ajar berbasis penelitian. Pengumpulan data tahap pertama dilakukan melalui proses isolasi, purifikasi, Polychain Reaction, elektroforesis, sekuensing dan analisis filogeni menggunakan software Sequence Scanner v.10, Bioedit, Clustal X, MEGA6, dan Haplotype Network. Pengumpulan data tahap kedua dilakukan dengan merujuk pada model pengembangan ADDIE oleh Branch (2009) yang meliputi tahap: (1) Analyze, (2) Design, (3) Develop, dan(4) Evaluation.

 

Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa: (1) Melalui analisis filogeni dapat diketahui jarak genetik, similaritas, dan varian sekuen gen cyt b dan pengelompokan beberapa spesies dan jarak genetik dari tiap individu: (a) ikan hulu’u termasuk ke dalam kluster yang sama dengan tiga spesies pembanding, yaitu P. microps, P. minutus, dan C. chanos, sedangkan G. giuris termasuk ke dalam satu kluster yang samadengan G. margaritacea, (b) kerabat ikan hulu’u yang paling dekat adalah C. chanos (jarak genetik = 0,604), kerabat G. giuris yang paling dekat adalah G. margaritacea (jarak genetik = 1,172), (c) ikan hulu’u memiliki similaritas paling tinggi dengan C. chanos (similaritas = 39,58%), sedangkan G. giuris memiliki similaritas paling tinggi dengan G. margaritacea (-17,20%), (d) ikan hulu’u tergolong dalam haplogroup yang sama dengan G. giuris sedangkan G. margaritacea tergolong dalam haplogroup yang sama dengan P. microps, dan(2) dihasilkan buku ajar berbasis penelitian mata kuliah Evolusi untuk materi evolusi molekuler dan filogenetik dengan persentase validitas dari ahli media sebesar 87,14% (sangat valid), ahli materi sebesar 91,67% (sangat valid), praktisi pendidikan sebesar 75,78% (cukup valid), dan uji coba kelompok kecil sebesar 82,22% (cukup valid).