DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share dengan Masalah Open Ended untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa

Darwis Abroriy

Abstrak


ABSTRAK

 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi siswa pada mata pelajaran matematika di SMP Nazhatut Thullab Kabupaten Sampang. Hal ini disebabkan kurangnya perhatian guru tentang standar proses dalam pembelajaran matematika, salah satunya adalah tentang kemampuan penalaran matematis. Padahal jika kemampuan penalaran matematis siswa baik, hal ini juga akan membuat prestasi siswa baik juga akan baik.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair share dengan masalah open ended yang dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas VII-D SMP Nazhatut Thullab Kabupaten Sampang.

Pembelajaran kooperatif think pair share dengan masalah open ended terdiri dari tiga tahapan utama yaitu: think, pair, dan share. Pada tahapan think, siswa diberi kesempatan untuk berpikir secara individu dalam menyelesaikan suatu masalah open ended pada LKS yang berkaitan dengan pengertian, sifat, keliling dan luas daerah segiempat dan segitiga. Pada tahap pair, siswa diarahkan untuk mengkolaborasikan hasil yang diperoleh pada tahap think dengan teman kelompoknya sehingga diperoleh suatu kesimpulan termasalahan tersebut. Kemudian pada tahap share, perwakilan kelompok diberi kesempatan untuk menyajikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas. Selain itu, kelompok yang lain mendapatkan kesempatan untuk memberikan masukan atau menyajikan pendapat yang berbeda di depan kelas. Melalui tahap ini siswa akan dapat menyimpulkan tentang pengertian, sifat, keliling dan luas daerah segiempat dan segitiga dari berbagai ide yang diajukan. Pada setiap tahapan tersebut guru berperan sebagai fasilitator, mediator dan evaluator.

Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran koopertif tipe think pair share dengan masalah open ended termasuk kategori baik. Hal ini berdasarkan hasil observasi, bahwa rata-rata aktivitas guru dan siswa pada siklus 1 berturut-turut sebesar dari 3,61 dan 3,15.  Sedangkan pada siklus 2 rata-rata aktivitas guru dan siswa berturut-turut sebesar 3,88 dan 3,75. Selain itu, hasil tes menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan penalaran matematika dari 31,94% pada pra siklus, menjadi 42,68% pada siklus 1 dan 65,87% pada siklus 2. Dengan demikian dapat dipahami bahwa terjadi peningkatan kemampuan penalaran matematika siswa dalam pembelajaran kooperatif tipe think pair share dengan masalah open ended.