DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Scientific Inquiry Terhadap Literasi Sains, Keterampilan Proses dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI SMA Kota Malang

Ndzani Latifatur Rofi'ah

Abstrak


ABSTRAK

Rofi’ah, Ndzani Latifatur. 2016. Pengaruh Scientific Inquiry Terhadap Literasi Sains, Keterampilan Proses, dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI SMA Kota Malang. Tesis. Jurusan Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hadi Suwono, M.Si,  (II) Dra. Dwi Listyorini M.Si., D.Sc.

 

Kata Kunci : scientific inquiry, literasi sains, keterampilan proses, hasil belajar

 

Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang membawa perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Siswa perlu dibekali dengan kemampuan untuk menghadapi tantangan abad 21, yaitu literasi sains. Literasi sains berhubungan dengan pendekatan ilmiah. Proses pembelajaran biologi di kelas dapat dilakukan dengan pendekatan ilmiah melalui penyelidikan. Pembelajaran biologi seharusnya dilakukan dengan memberikan kesempatan pada siswa untuk terlibat secara aktif menggunakan keterampilan proses dalam menemukan konsep dari fenomena ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh scientific inquiry terhadap literasi sains, keterampilan proses, dan hasil belajar biologi. Penelitian eksperimen ini menggunakan nonrandomized control group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa  kelas XI SMA Negeri 7 Malang. Sampel pada penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu XI MIPA 1 sebagai kelompok eksperimen dan XI MIPA 2 sebagai  kelompok kontrol. Variabel bebas adalah strategi pembelajaran scientific inquiry. Variabel terikat adalah literasi sains, keterampilan proses, dan hasil belajar biologi. Instrumen penelitian berupa soal pretes-postes dan lembar observasi. Literasi sains, keterampilan proses, dan hasil belajar kognitif dianalisis menggunakan anakova. Psikomotor dan afektif dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa scientific inquiry secara signifikan meningkatkan literasi sains, keterampilan proses, dan hasil belajar siswa.  Peningkatan literasi sains, keterampilan proses, dan hasil belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan pada kelas kontrol dengan nilai berturut-turut 13,59%, 36,56%, dan 47,22%. Scientific inquiry sebaiknya diterapkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran biologi.