DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS INKUIRI MUATAN IPA TEMA ORGAN TUBUH MANUSIA DAN HEWAN KELAS V SEKOLAH DASAR

Nanik Agustina

Abstrak


ABSTRAK

 

Agustina, Nanik. 2016. Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Inkuiri Muatan IPA Tema Organ Tubuh Manusia dan Hewan Kelas V Sekolah Dasar. Tesis, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Siti Malikhah Towaf, M.A., Ph.D. (2) Dr. Munzil, M.Si.

 

Kata Kunci: multimedia interaktif, inkuiri

Sekolah sebagai lembaga formal secara sitematis melaksanakan bimbingan, pengajaran dan pelatihan kepada siswa untuk mengembangkan kompetensinya secara maksimal. Kompetensi yang dicapai tercantum dalam struktur kurikulum pada mata pelajaran tertentu. Salah satu mata pelajaran yang yang tercantum adalah IPA. Pada kurikulum 2013 muatan IPA terdapat kompetensi yang harus dicapai yaitu mampu menunjukkan sikap ilmiah, melakukan pengamatan terhadap objek IPA, menjelaskan konsep dan prinsip IPA. Berdasarkan deskripsi kompetensi tersebut maka pembelajaran di sekolah dasar diarahkan untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam memahami konsep IPA melalui pengamatan terhadap objek IPA agar dapat bersikap ilmiah. Hasil analisis dilapangan menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran belum sepenuhnya mengarah pada tuntutan kurikulum. Siswa belum menunjukkan sikap ilmiah dalam pembelajaran karena terbatasnya objek IPA untuk diamati yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep IPA. Oleh karena itu diperlukan objek berupa media dan strategi yang dapat membantu kesulitan siswa. Berdasarkan latar belakang tersebut maka dikembangkan multimedia interaktif berbasis inkuiri. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif berbasis inkuiri muatan IPA tema organ tubuh manusia dan hewan kelas V Sekolah Dasar yang layak memenuhi kriteria valid, praktis, menarik dan efektif.

Model penelitian dan pengembangan Lee dan Owens (2004) digunakan sebagai acuan pengembangan multimedia interaktif berbasis inkuiri ini. Model pengembangan tersebut terdiri dari (a) analisis kebutuhandan (b) Analisis menyeluruh; (2) Desain; (3) Pengembangan; (4) Penerapan; dan (5) Evaluasi. Karena keterbatasan waktu dan biaya multimedia interaktif ini hanya sampai pada tahap evaluasi formatif.

Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa multimedia interaktif berbasis inkuiri yang dikemas dalam bentuk file. Uji kelayakan terhadap multimedia interaktif berbasis inkuiri ini oleh validator menunjukkan hasil sebesar 99% dengan kriteria sangat layak, uji kelayakan aspek kepraktisan sebesar 93%, untuk kemenarikan sebesar 94% dan untuk keefektifan sebesar 98%.

Pengembangan multimedia interaktif berbasis inkuiri ini terbatas pada tema enam subtema dua khususnya pembelajaran 1, pembelajaran 2 dan pembelajaran 5, sehingga perlu pengembangan lebih lanjut pada materi lain.