DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pembelajaran Biologi Berbasis Reading Concept Map-Timed Pair Share dan Kemampuan Akademik Berbeda terhadap Keterampilan Metakognitif, Keterampilan Berpikir Kritis, dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas X MIA SMA Negeri Batu

Fatia Rosyida

Abstrak


ABSTRAK

 

Rosyida, Fatia. 2016. Pengaruh Pembelajaran Biologi Berbasis Reading Concept Map-Timed Pair Share dan Kemampuan Akademik Berbeda terhadap Keterampilan Metakognitif, Keterampilan Berpikir Kritis, dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas X  MIA SMA Negeri Batu. Tesis. Program Studi Pendidikan Biologi, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Siti Zubaidah, M.Pd., (II) Dr. Susriyati Mahanal M.Pd.

 

Kata Kunci: Remap-TmPS, kemampuan akademik berbeda, keterampilan metakognitif, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar kognitif

Keterampilan metakognitif dan keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan yang harus dikembangkan untuk mencapai kecakapan hidup abad 21. Kedua keterampilan tersebut juga merupakan faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar kognitif, sehingga perlu diberdayakan melalui pembelajaran. Hasil uji pendahuluan di SMAN Batu menunjukkan pembelajaran biologi di SMAN Batu belum dapat memberdayakan keterampilan metakognitif, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar kognitif pada siswa yang memiliki kemampuan akademik berbeda. Salah satu pembelajaran yang berpotensi memberdayakan keterampilan metakognitif, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar kognitif pada kemampuan akademik tinggi dan rendah adalah pembelajaran Reading Concept Map-Timed Pair Share (Remap-TmPS). Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui perbedaan keterampilan metakognitif, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar kognitif siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran biologi berbasis Remap-TmPS dan pembelajaran konvensional, 2) mengetahui perbedaan keterampilan metakognitif, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar kognitif pada siswa berkemampuan akademik tinggi dan siswa berkemampuan akademik rendah, dan 3) mengetahui pengaruh interaksi strategi pembelajaran dan kemampuan akademik terhadap keterampilan metakognitif, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar kognitif siswa kelas X MIA di SMAN Batu.

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain Pretes-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MIA di SMAN Batu tahun ajaran 2015/2016. Sampel penelitian adalah siswa kelas X MIA 3 dan X MIA 5 di SMAN 1 Batu, serta kelas X MIA 2 dan X MIA 3 di SMAN 2 Batu. Data keterampilan metakognitif, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar kognitif diperoleh dari hasil tes essay pre test dan post test yang dianalisis dengan Anakova.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) ada perbedaan keterampilan metakognitif, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar kognitif pada siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran biologi berbasis Remap-TmPS dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Keterampilan metakognitif pada siswa yang dibelajarkan pembelajaran biologi berbasis Remap-TmPS memiliki rata-rata skor terkoreksi lebih tinggi 55,95% daripada yang siswa dibelajarkan pembelajaran konvensional. Keterampilan berpikir kritis pada siswa yang dibelajarkan  pembelajaran biologi berbasis Remap-TmPS memiliki rata-rata skor terkoreksi lebih tinggi 55,66% daripada siswa yang dibelajarkan pembelajaran konvensional. Hasil belajar kognitif pada siswa yang dibelajarkan pembelajaran biologi berbasis Remap-TmPS memiliki rata-rata skor terkoreksi lebih tinggi 50,81% daripada siswa yang dibelajarkan pembelajaran konvensional. 2) Ada perbedaan keterampilan metakognitif, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar kognitif pada siswa berkemampuan akademik tinggi dan rendah. Keterampilan metakognitif pada siswa berkemampuan akademik tinggi memiliki rata-rata skor terkoreksi lebih tinggi 37,79% daripada siswa berkemampuan akademik rendah. Keterampilan berpikir kritis pada siswa berkemampuan akademik tinggi memiliki rata-rata skor terkoreksi lebih tinggi 37,31% daripada siswa berkemampuan akademik rendah. Hasil belajar kognitif pada siswa berkemampuan akademik tinggi memiliki rata-rata skor terkoreksi 37,74% lebih tinggi daripada siswa berkemampuan akademik rendah. 3) Ada pengaruh interaksi strategi dan kemampuan akademik terhadap keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif, 4) tidak ada pengaruh strategi dan kemampuan akademik terhadap keterampilan berpikir kritis siswa.

Hasil penelitian ini juga menunjukkan 1) siswa berkemampuan akademik tinggi yang dibelajarkan dengan pembelajaran biologi berbasis Remap-TmPS memiliki keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif  lebih tinggi daripada siswa berkemampuan akademik tinggi yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, 2) siswa berkemampuan akademik rendah yang dibelajarkan dengan pembelajaran biologi berbasis Remap-TmPS memiliki keterampilan metakognitif dan hasil belajar lebih tinggi dibandingkan dengan siswa berkemampuan akademik tinggi yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dan 3) pembelajaran biologi berbasis Remap-TmPS dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada siswa berkemampuan akademik tinggi dan rendah dibandingkan pembelajaran konvensional.

Berdasarkan hasil penelitian saran yang dapat diajukan adalah guru dapat menerapkan pembelajaran Remap-TmPS, agar dapat meningkatkan keterampilan metakognitif, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar kognitif pada siswa yang memiliki kemampuan akademik yang berbeda.