DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Prinsip Total Quality Management Pada Program Pendidikan Kejar Paket Studi Multi Situs di PKBM Bintang Bangsa dan PKBM Ki Hajar Dewantara

Aziz Shofi Nurdiansyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Nurdiansyah, Aziz. S. 2016. Implementasi Prinsip Total Quality Management Pada Program Pendidikan Kejar Paket (Studi Multi Situs di PKBM Bintang Bangsa dan PKBM Ki Hajar Dewantara). Tesis. Program Studi Manajemen Pendidikan, Pasca Sarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. H. Bambang Budi Wiyono, M.Pd, (2) Dr. Maisyaroh, M.Pd.

 

Kata Kunci: total quality management, kejar paket, PKBM

Kondisi SDM Indonesia saat ini masih banyak yang tingkat pendidikannya rendah. Bahkan di daerah timur Indonesia bagian timur  masih banyak pula yang  belum mengenyam pendidikan. Hal tersebut tentunya menjadi pekerjaan rumah pemerintah Indonesia untuk melaksanakan pemerataan pendidikan untuk menjadikan SDM Indonesia yang berkualitas dan mampu bersaing dengan bangsa lain dalam menghadapi persaingan ke depan yang kian ketat. Salah  satu  langkah yang mampu memperbaiki peningkatan kualiatas SDM Indonesia adalah dengan  peningkatan kualifikasi kelulusan. Tidak bisa dipungkiri tinggi rendahnya kualifikasi kelulusan sekolah mempengaruhi dalam dunia kerja. Sementara pesaing dari luar akan berdatangan ke Indonesia, dengan segala kualitas dan kualifikasi kelulusan yang tinggi. Solusi dari permasalahan tersebut dapat diwadahi dengan salah satunya melalui penyetaraan tingkat kualifikasi SDM di Indonesia atau yang lebih dikenal dengan kejar paket. Pendidikan kesetaraan ini merupakan kegiatan yang dapat dilaksanakan dalam pendidikan luar sekolah sebagai suatu sub sistem pendidikan non formal.  Program kejar paket tentunya tidak bisa lepas dari manajemen mutu terpadu dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dan kegiatan pendukung lainnya. Terlebih lagi pendidikan kejar paket merupakan salah satu solusi dalam meningkatkan mutu peserta didik. Sistem yang baik atau buruk akan berpengaruh terhadap keluarannya yaitu peserta didik. Kejar paket membantu dalam mengatasi  permasalahan dalam meningkatkan mutu SDM di Indonesia, khususnya pada kualifikasi lulusan peserta didik.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) peran pimpinan lembaga dalam meningkatkan mutu pendidikan kejar paket, (2) mutu tutor pada pendidikan kejar paket, (3) mutu layanan kepada peserta didik pendidikan kejar paket, dan  (4) kepuasan pelanggan pada pendidikan kejar paket.

Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, karena penelitian ini mendeskripsikan keadaan sesungguhnya yang ada di lapangan, dilihat dari peran pimpinan, mutu tutor, mutu pelayanan dan kepuasan warga belajar kejar paket. Penelitian ini dilaksanakan  di PKBM Bintang Bangsa dan PKBM Ki Hajar Dewantara yang  terletak di Kabupaten Malang dan Kota Malang. Peneliti berperan sebagai instrumen sekaligus pengumpul data. Pimpinan dari kedua lembaga merupakan informan kunci pada penelitian ini. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan  studi dokumentasi.

Hasil  penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) peran pimpinan pada kedua lembaga  pimpinan sebagai penghubung kebijakan kepada pegawainya baik kebijakan dari yayasan atau dari kebijakan pimpinan itu sendiri, peran berikutnya sebagai  inovator yaitu pimpinan mempunyai gagasan dalam memejukan lembaga,  peran selanjutnya sebagai penggerak yaitu pimpinan mampu menggerakkan bawahanya sehingga semua kegiatan lembaga dapat berjalan dengan baik, dan peran terahir sebagai stabilitator yaitu pimpinan faham dengan kondisi lembaga yang dipimpin, sehingga pimpinan mampu mengendalikan segala kondisi yang dialami lembaga, (2) mutu tutor dari kedua lembaga dilihat dari standar kualifikasi sudah memenuhi yaitu tutor pada kedua lembaga merupakan semuanya lulusan dari pendidikan strata 1 dan dari standar kompetensi sudah menerapkan aspek-aspek kompetensi pendidik dalam mengajar yaitu kompetensi andragogic, profesioanal, sosial serta kepribadian tutor, (3) mutu pelayanan pada kedua lembaga berwujud dalam beberapa bentuk pelayanan, seperti pelayanan pembelajaran dan pada saat tutor memberikan pengajaran ke warga belajar dengan gaya yang fleksibel sehingga warga belajar nyaman dalam mengikuti kegiatan belajar-mengajar di kelas, pelayanan fasilitas pembelajaran yaitu ketersediannya sarana penunjang belajar warga belajar  dan pelayanan administrasi yaitu kemempuan lembaga dalam mempermudah warga belajar dalam menyelesaikan syarat administrasi khususnya kewajiban pembaiayaan pendidikan kejar paket yang mudah dijangkau, 4)  kepuasan warga belajar terhadap layanan pendidikan kejar paket pada kedua lembaga bisa dikatakan baik, hal ini terbukti warga belajar merasa layanan yang diberikan sudah mampu memenuhi keinginan warga belajar.

Penelitian ini memberikan saran kepada: 1) kepala dinas pendidikan Kota Malang dan Kabupaten Malang untuk lebih perhatian terhadap peningkatan mutu pendidikan kejar paket , 2) pimpinan lembaga penyelenggara pendidikan kejar paket untuk lebih memeinkan perannya dalam meningkatkan mutu pendidikan kejar paket, 3) tutor pada lembaga pendidikan kejar paket untuk lebih meningkatkan segala kemampuannya dalam mengajar pada pendidikan kejar paket,4) koorprodi manajemen pendidikan pascasarjana Universitas Negeri Malang untuk dijadikan sebagai bahan kajian dalam perkuliahan, dan 5) peneliti laian yang ingin mengkaji lebih dalam tentang penelitian yang berhubungan dengan penelitian ini.