DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Tes Formatif dan Pembelajaran Remedial Berbantuan Komputer untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Fluida Statis Siswa SMA

Putri Septa Nugrahanggraini

Abstrak


ABSTRAK

 

Nugrahanggraini, Putri Septa. 2016. Pengembangan Tes Formatif dan Pembelajaran Remedial Berbantuan Komputer untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Fluida Statis Siswa SMA. Tesis. Program Studi Pendidikan Fisika, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sentot Kusairi, M.Si., (II) Dr. Eny Latifah, M.Si.

 

Kata kunci:tes formatif, remedial berbantuan komputer, penguasaan konsep, fluida statis

Penilaian formatif memiliki peranan penting dalam pembelajaranuntuk memperbaiki kemajuan belajar dan proses pembelajaran. Penilaian formatif dapat memberikan informasi kepada siswadan guru. Keterbatasan waktu pembelajarandan banyaknyajumlah siswa dalam kelas menyebabkan guru kesulitan memberikan balikan secara tepat dalam waktu singkat.Hasil penilaian formatif perlu ditindaklanjuti guru diantaranya dengan pembelajaran remedial.Penggunaan tes formatif dan pembelajaran remedial berbantuan komputer merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi kendala tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan keefektifan tes formatif dan pembelajaran remedial berbantuan komputer untuk meningkatkan penguasaan konsep fluida statissiswa SMA.

Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan menurutThiagarajan (1974) yang disesuaikan menurut kebutuhan penelitian.Prosedur yang dilakukan antara lain define, design,dandevelop. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa tes, angket, dan wawancara. Data dari angket dan wawancara dianalisis secara deskriptif kualitatif, sedangkan data nilai posttest dianalisis dengan statistik independent t-test untuk mengetahui efektivitas produk yang dikembangkan terhadap penguasaan konsep siswa.Kelayakanproduk yang dikembangkandinilaiolehtiga validator ahli menggunakan penskoran dan angket.Pada uji coba terbatas, data dikumpulkan dari sepuluh siswa dan satu guru fisika sebagai pengguna yang juga menggunakan angket. Hasil angket dianalisis menggunakan teknik perhitungan nilai rata-rata. Tahap terakhir adalah uji coba kelas dengan desain posttest only. Subjek uji coba kelas terdiri dari 1 kelas eksperimen dan 1 kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kedua kelas yang dipilih memiliki rata-rata nilai kemampuan awal sama.

Berdasarkan penilaian validator ahli pada aspek soal pilihan ganda isomorfik dan materi remedial berbantuan komputer dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan memenuhi kategori layak. Hasil uji coba terbatas oleh guru dan siswa menunjukkan bahwa produk yang dikembangkandalam kriteria layak, yaitu untukaspek penggunaan, kemampuan, dan kemanfaatan. Hasil rata-rata nilai posttest pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol.Keunggulan dari produk instrumentes formatif dan pembelajaran remedial berbantuan komputer antara lain:1) memberikan feedback yang lebih spesifik, 2) membantu guru melaksanakan penilaian formatif, 3) bentuk remedial yang disajikan dapat memotivasi siswa untuk belajar, dan 4) membantu siswa meningkatkan penguasaan konsep.