DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Strategi Pembelajaran PDEODE (Predict-Discuss-Explain-Observe-Discuss-Explain) pada Kemampuan Akademik Berbeda Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis, Keterampilan Komunikasi dan Hasil Belajar Kognitif Biologi Siswa SMA di Kota Makassar

Tismi Dipalaya

Abstrak


ABSTRAK

 

Dipalaya, Tismi. 2016.Pengaruh Strategi Pembelajaran PDEODE (Predict-Discuss-Explain-Observe-Discuss-Explain) pada Kemampuan Akademik BerbedaTerhadap Keterampilan Berpikir Kritis, Keterampilan Komunikasi dan Hasil Belajar Kognitif Biologi Siswa SMA di Kota Makassar. Tesis.Program Studi Pendidikan Biologi. Pascasarjana, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Prof. Dr. Aloysius Duran Corebima, M.Pd. (II) Prof. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D.

 

Kata kunci:strategi pembelajaran PDEODE, keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, hasil belajar, kemampuan akademik.

Keterampilan berpikir kritis dan komunikasi merupakan salah satu keterampilan dasar pendukung pada abad 21. Berdasarkan hasil studi TIMSS 2011 (The Trends in International Mathematics and Science Study), ditemukan bahwa anak-anak Indonesia tidak mampu dalam menunjukkan beberapa konsep yang abstrak dan kompleks dalam biologi serta memahami kompleksitas makhluk hidup danhubungan mereka dengan lingkungannya.Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan keterampilan bepikir kritis, keterampilan komunikasi dan hasil belajar siswa yang belajar menggunakan strategi pembelajaran PDEODE, (2) perbedaan keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi dan hasil belajar siswa pada kemampuan akademik berbeda, serta (3) perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa, keterampilan komunikasi dan hasil belajar karena interaksi antara strategi pembelajaran PDEODE dengan kemampuan akademik. Desain penelitian yang digunakan adalah Pretest-Postest Non-equivalent Control Design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XIIPA4 SMA Negeri 1 Makassar dan XIIPA1 SMA Islam Athirah Makassar semester I tahun ajaran 2015-2016, sebanyak 40 orang. Data diperoleh dari hasil pretest dan posttest menggunakan soal esai. Data dianalisis dengan menggunakan uji anakova.

Hasil analisis data menunjukkan bahwa strategi pembelajaran, kemampuan akademik serta interaksi antara strategi pembelajaran dan kemampuan akademik berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa dengan strategi pembelajaran PDEODE 71,43% lebih tinggi dari pembelajaran konvensional. Keterampilan komunikasi siswa dengan strategi pembelajaran PDEODE 10,37% lebih tinggi dari pembelajaran konvensional.Demikian halnya dengan hasil belajar siswa dengan strategi pembelajaran PDEODE 73,82% lebih tinggi dari pembelajaran konvensional.keterampilan berpikir kritis siswa berkemampuan akademik tinggi 67,03% lebih tinggi dari siswa berkemampuan akademik rendah.Keterampilan komunikasi siswa berkemampuan akademik tinggi 15,97% lebih tinggi dari siswa berkemampuan akademik rendah. Demikian halnya dengan hasil belajar siswa berkemampuan akademik tinggi 65,60% lebih tinggi dari siswa berkemampuan akademik rendah.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa PDEODE mampu memfasilitasi siswa berkemampuan akademik rendah untuk memberdayakan keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi dan hasil belajarnya.Siswa  berkemampuan akademik rendah pada pembelajaran PDEODE memiliki peningkatan keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi dan hasil belajar yang sama dengan siswa akademik tinggi pada pembelajaran konvensional.Pada pembelajaran PDEODE, siswa berkemampuan akademik rendah mengalami peningkatan keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi dan hasil belajar yang lebih besar dibandingkan yang berkemampuan akademik tinggi.Pada siswa berkemampuan akademik tinggi mengalami peningkatan keterampilan berpikir kritis sebesar 181,96%, keterampilan komunikasi sebesar 14,44% dan hasil belajar sebesar 64,16% sedangkan siswa berkemampuan akademik rendah mengalami kenaikan keterampilan berpikir kritis sebesar 260,54%, keterampilan komunikasi sebesar 22,57% dan hasil belajar sebesar 71,75%.