DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Dampak Federal Fund Rate terhadap BI Rate dan Implikasinya pada Indikator Makro Ekonomi Indonesia.

Nora Ria Retnasih

Abstrak


ABSTRAK

 

Indikator Makro Ekonomi Indonesia. Tesis. Program Studi Ilmu Ekonomi, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Grisvia Agustin, S.E., M.Sc., (II) Dr. Dwi Wulandari, S.E., M.E.

 

Keywords: Federal Fund Rate, BI Rate, Nilai Tukar (Rp/USD), Produk Domestik Bruto, dan Indeks Harga Konsumen.

Sesuai dengan teori perekonomian terbuka kecil, Indonesia termasuk kategori negara yang perekonomiannya rentan terhadap pengaruh negara lain yang memiliki hubungan kerjasama erat, seperti Amerika Serikat (AS). Tujuan penelitian ini adalah 1) mengukur pengaruh federal fund rate (FFR) terhadap penetapan BI rate; 2) mengukur implikasi BI rate terhadap nilai tukar, pertumbuhan ekonomi (PDB), dan indeks harga konsumen (IHK); 3) mengukur respon BI rate, nilai tukar, PDB, dan IHK akibat guncangan federal fund rate; 4) mengukur kontribusi BI rate, nilai tukar, PDB, dan IHK terhadap pembentukan variabel itu sendiri maupun lainnya akibat guncangan federal fund rate.

Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Dokumen yang digunakan adalah data publikasi yang disediakan Federal Reserve Data (FRED), Bank Indonesia (BI), dan Badan Pusat Statistika (BPS). Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji stasioneritas, uji stabilitas model, penentuan lag, uji kointegrasi, Structural Vector Autoregressive (SVAR), Impulse Response Function (IRF) dan Variance Decomposition (VD).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan uji SVAR diperoleh hasil bahwa FFR berpengaruh positif signifikan terhadap BI rate. Implikasinya, BI rate berpengaruh positif signifikan terhadap nilai tukar. Namun, BI rate berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap PDB. Begitupula pada IHK, pengaruhnya negatif dan tidak signifikan. Hasil uji IRF menunjukkan bahwa BI rate, nilai tukar, PDB dan IHK merespon baik secara positif maupun negatif terhadap guncangan FFR. Hasil uji VD menunjukkan bahwa variasi pada BI rate lebih besar dipengaruhi oleh FFR dalam jangka pendek, sedangkan dalam jangka menengah lebih dipengaruhi oleh IHK dan dalam jangka panjang dipengaruhi oleh nilai tukar. Selanjutnya, variasi nilai tukar dalam jangka pendek lebih besar dipengaruhi oleh FFR, sedangkan dalam jangka menengah dan panjang lebih dipengaruhi oleh BI rate. Disisi lain, variasi PDB lebih besar dipengaruhi oleh IHK sepanjang periode penelitian daripada variabel lainnya. Dan terakhir, variasi IHK dalam jangka pendek lebih besar dipengaruhi oleh FFR, sedangkan dalam jangka menengah dan panjang dipengaruhi oleh FFR dan PDB.