DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Keterampilan Metakognitif dan Berpikir Kritis dengan Karakter Siswa SMA pada Pembelajaran Biologi Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di Kota Malang

Maria Novita Inya Buku

Abstrak


ABSTRAK

 

Buku, Maria Novita Inya. 2016. Hubungan Keterampilan Metakognitif dan Berpikir Kritis dengan Karakter Siswa SMA pada Pembelajaran Biologi Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di Kota Malang. Tesis. Program Studi Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Aloysius Duran Corebima, M.Pd., (2) Dr. Fatchur Rohman, M.Si.

 

Kata Kunci: keterampilan metakognitif, keterampilan berpikir kritis, karakter, Problem Based Learning (PBL).

Pendidikan sebagai salah satu upaya pembentukan dan pengembangan karakter diharapkan dapat menghasilkan perubahan perilaku yang positif bagi siswa dan lingkungan tempat hidupnya. Kondisi ini menegaskan bahwa guru yang mengajar mata pelajaran apapun harus memiliki perhatian terhadap karakter siswa. Selama ini sudah banyak penelitian yang dilakukan untuk mengkaji tentang hubungan antara keterampilan metakognitif dengan hasil belajar siswa maupun penelitian tentang hubungan keterampilan metakognitif dan berpikir kritis dengan hasil belajar siswa pada pembelajaran Biologi melalui beberapa model pembelajaran, tetapi belum ada penelitian yang mengkaji tentang hubungan keterampilan metakognitif dan berpikir kritis dengan karakter siswa pada pembelajaran Biologi melalui model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterampilan metakognitif dan berpikir kritis dengan karakter siswa pada pembelajaran Biologi serta sumbangan keterampilan metakognitif dan berpikir kritis dalam menjelaskan karakter siswa.

Rancangan penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif-korelasional, dimana keterampilan metakognitif dan berpikir kritis sebagai prediktor dan karakter sebagai kriterium. Populasi penelitian adalah siswa kelas X-MIA dan XI-MIA SMA di kota Malang tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian adalah siswa kelas X MIA-2 SMA Negeri 8 Malang, siswa kelas XI MIA-1 SMAK Frateran dan siswa kelas XI MIA-2 SMAK Frateran Malang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah rubrik keterampilan metakognitif, rubrik keterampilan berpikir kritis dan angket serta lembar observasi karakter untuk mengukur karakter siswa.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara keterampilan metakognitif dan berpikir kritis dengan karakter siswa. Keterampilan metakognitif memberikan sumbangan sebesar 2,32% dan keterampilan berpikir kritis memberikan sumbangan sebesar 6,61% dalam menjelaskan karakter siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi pendidik agar proses pembelajaran lebih ditekankan pada pemberdayaan keterampilan metakognitif dan keterampilan berpikir kritis melalui model pembelajaran problem based learning karena semakin baik keterampilan metakognitif dan berpikir kritis siswa maka semakin baik pula karakternya, dan bagi peneliti selanjutnya agar meneliti tentang hubungan keterampilan metakognitif dan keterampilan berpikir kritis dengan karakter siswa pada model pembelajaran yang sama atau berbeda.