DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Pembelajaran Nested setting Numbered Heads Together (NHT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 250 Pinrang

Fachrul

Abstrak


ABSTRAK

 

Fachrul. 2016. Penerapan Pembelajaran Nested setting Numbered Heads Together (NHT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 250 Pinrang. Tesis, Program Studi Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. I Wayan Dasna, M.Si.,M.Ed.,Ph.D, (II) Dr. Eddy Sutadji, M.Pd.

 

Kata Kunci: Pembelajaran Nested setting NHT, Pembelajaran IPA, Hasil Belajar

Penelitian ini dilaksanakan di SDN 250 Pinrang tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian dilakukan berdasarkan hasil temuan observasi pada tanggal 22—28 September 2015. Dalam kegiatan observasi ditemukan bahwa pembelajaran belum optimal dengan indikasi siswa belum aktif, dan sebagian besar siswa belum mencapai KKM (skor ≥ 70) dengan perolehan rerata 65,8. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan pembelajaran Nested setting NHT.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), dilaksanakan pada bulan Pebruari tahun pelajaran 2015/2016. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas IV SDN 250 Pinrang, berjumlah 16 siswa yang meliputi 9 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan dengan dua siklus. Siklus satu dilaksanakan selama 4 kali pertemuan, 3 kali pertemuan tatap muka dan 1 kali tes akhir, begitu pula tindakan siklus kedua yang dilaksanakan selama 3 kali tatap muka dan 1 kali tes akhir. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, meliputi: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Kelompok (LKK), lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan soal tes akhir siklus. Instrumen tersebut telah divalidasi oleh validator sebelum digunakan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan tujuan menetukan ketercapaian/ketuntasan tiap siklus.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan pembelajaran Nested setting NHT pada siklus satu ditinjau dari aktivitas guru sebesar 83,5% dan aktivitas siswa  adalah 46,7%, sedangkan pada siklus dua menjadi  96% untuk aktivitas guru dan 88,2% untuk aktivitas siswa, dan (2) hasil belajar siswa juga meningkat dengan rerata siklus satu sebesar 68,8 menjadi 78,8 pada siklus dua. Hal tersebut membuktikan bahwa penerapan pembelajaran Nested setting NHT telah sesuai harapan/kriteria ketuntasan (KKM) yang ditetapkan. Dengan demikian, Nested setting NHT dapat digunakan sebagai strategi alternatif pada pembelajaran IPA di sekolah dasar untuk meningkatkan hasil belajar siswa.