DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Biologi melalui Pendekatan Kontekstual dengan Strategi Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah, Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa

zainul mustofa

Abstrak


ABSTRAK

 

Mustofa, Zainul. 2016. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Biologi melalui Pendekatan Kontekstual dengan Strategi Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah, Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa. Tesis. Program Studi Pendidikan Biologi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Herawati Susilo, M.Si, Ph.D, (II) Prof. Dr. Mimien Henie Irawati Al-Muhdhar, M.S.

 

Kata kunci: perangkat pembelajaran biologi, pendekatan kontekstual, discovery learning, memecahkan masalah, berpikir kritis, hasil belajar

Perkembangan pada era globalisasi dewasa ini, meniscayakan tantangan peningkatan mutu dalam berbagai aspek kehidupan tidak dapat ditawar lagi. Menyikapi tantangan tersebut, pendidikan dewasa ini harus diarahkan pada peningkatan daya saing bangsa agar mampu berkompetisi dalam persaingan global. Hal ini bisa tercapai jika pendidikan di sekolah diarahkan tidak semata-mata pada penguasaan dan pemahaman konsep-konsep ilmiah, tetapi juga pada peningkatan kemampuan dan keterampilan berpikir siswa, artinya guru perlu mengajarkan siswanya untuk belajar berpikir (teaching of thinking). Salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa adalah melakukan upaya pengembangan perangkat pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan berpikir siswa yang disesuaikan dengan karakteristik dan lingkungan siswa. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah 1) menghasilkan perangkat pembelajaran dan bahan ajar berupa LKS pada materi Mengenal Dunia Tumbuhan (Plantae) melalui pendekatan kontekstual untuk siswa Kelas X, 2) Mengetahui keefektifan perangkat pembelajaran dan LKS pada materi Mengenal Dunia Tumbuhan (Plantae) melalui pendekatan kontekstual dengan menerapkan strategi Discovery Learning untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas X dengan menerapkan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berbasis Lesson Study (LS).

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan terhadap perangkat pembelajaran biologi yang mengacu pada model pengembangan oleh Thiagarajan dkk (1974), yang bersifat deskriptif dengan model 4D yang terdiri dari 4 langkah. Langkah-langkah tersebut, yaitu; 1) pendefinisian (define) berisi mengenai permasalahan pembelajaran di kelas, permasalahan siswa dan kompetensi yang harus di capai siswa, 2) perancangan (design) berisi tentang desain pengembangan yang akan digunakan, 3) pengembangan (develop) berisi validasi ahli dan uji coba produk dan 4) penyebaran (dissemination) merupakan tahapan akhir berupa produksi hasil pengembangan dalam skala besar dan dapat digunakan secara luas. Namun pada penelitian pengembangan ini, tahap penyebaran tidak dilakukan karena keterbatasan waktu dan biaya operasional.

Hasil analisis data dari penilaian validasi perangkat pembelajaran biologi yang dikembangkan oleh validator internal, validator eksternal dan pelaksana pembelajaran menunjukkan bahwa silabus, RPP, instrumen penilaian kemampuan memecahkan masalah dan berpikir kritis dan LKS memiliki kualifikasi sangat baik dengan rentangan nilai persentase di antara 81-100% dan dilakukan revisi seperlunya. Hasil analisis data pada tahap initial developmental testing di kelas X IPA 1 terhadap LKS menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan memiliki kualifikasi yang sangat baik dan dilakukan revisi seperlunya. Hasil tahap quantitative developmental testing di kelas X IPA 4 pada siklus I dan siklus II memiliki persentase peningkatan yakni kemampuan memecahkan masalah sebesar 10,68%, kemampuan berpikir kritis sebesar 14,02% dan hasil belajar siswa sebesar 12,83%. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Uji t, dimana nilai signifikansi Uji t pada tahap quantitative developmental testing untuk keefektifan penggunaan perangkat pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa masing-masing mendapat nilai signifikansi 0,000 (sig.