DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Digital Pada Mata Pelajaran Teknik Pengambilan Gambar Bergerak Berlandaskan Model Guided-Project Based Learning Di SMK Negeri 1 Beji Pasuruan

Ighfir Rijal Taufiqy

Abstrak


ABSTRAK

 

Rijal Taufiqy, Ighfir. 2016. PengembanganBahan Ajar Digital pada Mata PelajaranTeknikPengambilanGambarBergerakBerlandaskan ModelGuided-Project Based Learning di SMK Negeri 1 Beji Pasuruan.Tesis, Teknologi Pembelajaran, Pascasarjana, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sulthoni, M.Pd. (2) Dr. DediKuswandi, M.Pd.

 

Kata Kunci: pengembangan, bahan ajar digital, teknik pengambilan gambar bergerak, model Guided-Project Based Learning

Hasil identifikasi kebutuhan yang dilakukan pada empat sekolah menunjukkan bahwa SMK Negeri 1 Beji Pasuruan berpotensi untuk ditunjuk sebagai tempat penelitian. Dengan alasan, di sekolah tersebut belum ada upaya mengembangkan bahan ajar khusus pada mata pelajaranTeknik Pengambilan Gambar Bergerak. Disamping itu, sudah menggunakan metode discovery learning dan project based learningserta penggunaan bahan ajar digital berupa flipbook dalam pembelajaran tersebut sudah pernah dilakukan. Namun, siswabelummampumencapaihasilbelajar yang optimal. Berdasarkanlatarbelakang di atas, pentingnyasebuahpengembanganbahan ajar digital padamatapelajaranTeknikPengambilanGambarBergerakberlandaskan model Guided-Project Based Learninguntukmenunjang proses belajarmengajarpada program studikeahlian Multimedia di SMK Negeri 1 BejiPasuruan.Tujuan pengembangan adalah menghasilkan bahan ajar digital pada mata pelajaran Teknik Pengambilan Gambar Bergerak berlandaskan model Guided-Project Based Learning di SMK Negeri 1 Beji Pasuruan serta untuk mengetahui kelayakan dan tingkat pemahaman materi.

Modelpenelitian dan pengembanganyang digunakan mengadaptasidari model Dick & Carey yang dimodifikasi.Modifikasi model Dick & Carey dengan menghilangkan tahapan kesepuluh yakni evaluasi formatif. Subjek uji coba yaitu ahli materi, ahli media, guru mata pelajaran, siswa kelas XII program keahlian Multimedia SMK Negeri 1 Beji Pasuruan dengan menggunakan instrumen pengumpulan data berupa kuesionerrating scaleyang kemudian diolah dalam bentuk persentaseberdasarkan kriteria kelayakan menurut Riduwan. Sedangkan untuk mengukur tingkat pemahaman materi digunakan acuan hasil pencapaian post-test terhadap Kriteria Minimal Ketuntasan (KKM) sebesar 75 sesuai ketetapan di sekolah tersebut.

Berdasarkananalisis data yang dilakukanmakadidapatkanhasil rata-rata kelayakan sebesar 89,5% dari batas kelayakan 61%dengan interpretasi “sangat memenuhi” kelayakan dan hasil pencapaian post-test sebesar 81,77 dengan interpretasi“tuntas” melampaui KKM. Dari analisis data dapat disimpulkan pengembanganbahan ajar digital padamatapelajaranTeknikPengambilanGambarBergerakberlandaskan model Guided-Project Based Learningsecara keseluruhan dinyatakan layak dan berhasilmeningkatkan pemahaman materi. Beberapa saran untukpengembanganproduklebihlanjutyakni dengan menambahkan empat proyek sehingga menjadi satu keutuhan bahan ajar dalam periode satu tahun.Penggunaanprodukpadaskala yang lebihluasperlumempertimbangkanbeberapahalyaituuji efektivitaspadakalanganterbatassebelumditerapkan di sekolah lain dan menambahkan fitur quiz.