DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

The use of hedges and boosters in thesis discussion sections by Indonesian EFL learners across genders and study programs

Ni Putu Ade Resmayani

Abstrak


ABSTRAK

Resmayani, Ni Putu Ade. 2016. Penggunaan Hedges dan Boosters dalam Bab Pembahasan oleh Pembelajar Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Asing di Indonesia Berdasarkan Jender dan Program Studi. Thesis, Program Pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Bambang Yudi Cahyono, M.Pd., M.A., Ph.D., (II) Prof. A. Effendi Kadarisman, M.A., Ph.D.

Kata kunci: hedges, boosters, pembelajar bahasa inggris sebagai bahasa asing, jenis kelamin, program studi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan hedges dan boosters oleh pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing di Indonesia berdasarkan jender dan program studi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah terdapat perbedaan yang signifkan antara penggunaan hedges dan boosters oleh pembelajar bahasa inggris sebagai bahasa asing pada laki-laki dan perempuan dalam hal frekuensi? (2) Apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan hedges dan boosters oleh pembelajar bahasa inggris sebagai bahasa asing di program studi Sastra Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris? (3) Bagaimana pembelajar bahasa inggris sebagai bahasa asing menggunakan hedges dan boosters dalam bagian pembahasan di laporan penelitian mereka?

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisa berdasarkan korpus sebagai data utama penelitian. Penelitian ini melibatkan peneliti sebagai instumen utama dengan taksonomi hedges oleh Salager-Meyer and Hyland, taksonomi boosters oleh Hinkel dan Hyland, dan perangkat lunak korpus AntFileConverter 1.2.0 dan AntConc 3.4.w sebagai instrumen pendukung. Sumber data dalam penelitian ini adalah skripsi mahasiswa Strata 1 Universitas Negeri Malang pada tahun akademik 2014-2015. Data yang terkumpul merupakan delapan puluh (80) Bab Pembahasan yang ditulis oleh mahasiswa laki-laki dan perempuan di program studi Sastra dan Bahasa Inggris serta program studi Pendidikan Bahasa Inggris masing-masing sebanyak 20 Bab Pembahasan.

Hasil pertama yang ditemukan dalam penelitian ini menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan antara penggunaan hedges dan boosters oleh pembelajar bahasa inggris sebagai bahasa asing dalam hal frekuensinya. Hal ini menunjukan bahwa di Indonesia, laki-laki dan perempuan menggunakan hedges dan boosters dalam jumlah yang relatif sama tanpa adanya tingkatan yang lebih tinggi dalam menyampaikan ide dan menggambil posisi terhadap tema masalah yang ada. Penemuan kedua dalam penelitian ini, secara statistik, perbedaan antara penggunaan hedges dan boosters oleh pembelajar bahasa inggris sebagai bahasa asing di Indonesia pada program studi Bahasa dan Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris dalam hal frekuensi adalah tidak signifikan. Hal ini berarti kedua program studi memperlihatkan kemiripan tingkat kepercayaan diri dalam merepresentasikan posisi dalam menjelaskan hasil penelitian mereka dalam Bab Pembahasan. Terakhir, beberapa kesalahan penggunakan penggunaan hedges dan boosters ditemukan dalam penelitian ini melingkupi: (1) penggunaan bentuk tidak formal dalam tulisan, (2) penggunaan tanda baca yang tidak akurat, (3) kesalahan penggunaan aturan grammar subject verb agreement, dan (4) ketidaktepatan penggunaan kata. Penelitian ini juga menemukan jenis hedges dengan jumlah penggunaan tertinggi adalah modal verb and negation of modal verb expressing possibility (can, cannot, may, may not, could, could not, might, and might not). Sedangkan kategori boosters dengan penggunaan terbanyak adalah  jenis booster show (-s)/(-ed)/(-n). Sebagai tambahan, mahasiswa program studi Sastra dan Bahasa Inggris menggunakan lebih banyak kosa kata dari jenis hedges dan boosters dalam bagian Bab Pembahasan mereka dibandingkan dengan mahasiswa di program studi Pendidikan Bahasa Inggris. Sehingga, kosa kata mahasiswa dalam menggunakan hedges dan boosters dalam menyampaikan keraguan dan keyakinan mereka perlu ditingkatkan, terutama bagi mahasiswa di program studi Pendidikan Bahasa Inggris. Hal ini penting adanya untuk menghindari gaya tulisan yang monoton pada laporan penelitian mahasiswa, khususnya dalam Bab Pembahasan.