DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Asesmen Formatif Berbantuan Perangkat Mobile untuk Meningkatkan Ketuntasan Belajar IPA Siswa SMP

Marsandi

Abstrak


ABSTRAK

 

Marsandi. 2015. Pengembangan Asesmen Formatif Berbantuan Perangkat Mobile untuk Meningkatkan Ketuntasan Belajar IPA Siswa SMP, Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sentot Kusairi, M.Si., (II) Dr. Hadi Suwono, M.Si.

 

Kata Kunci: asesmen formatif, perangkat mobile, ketuntasan belajar

Ketuntasan belajar merupakan salah satu tujuan proses belajar mengajar. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah melaksanakan asesmen formatif sebagai bagian tak terpisahkan dari proses belajar mengajar. Asesmen formatif dalam proses belajar mengajar IPA selama ini masih belum berjalan optimal dikarenakan beberapa faktor di antaranya keterbatasan waktu yang dimiliki guru akibat beban kerja yang cukup tinggi, jumlah siswa cukup besar, dan belum tersedianya perangkat baku untuk melakukan asesmen formatif.  Kurang optimalnya asesmen formatif tersebut dapat diatasi salah satunya dengan penelitian & pengembangan sistem asesmen formatif berbantuan perangkat mobile (smartphone). Perangkat mobile memiliki kelebihan utama dalam fleksibilitas penggunaan sehingga memudahkan siswa melakukan asesmen di mana pun dan kapanpun siswa memerlukannya. Tujuan penelitian & pengembangan ini adalah mengembangkan aplikasi asesmen formatif berbantuan perangkat mobile yang layak dan efektif meningkatkan ketuntasan belajar IPA siswa SMP.

Penelitian dan pengembangan ini menggunakan desain pengembangan instruksional ADDIE yang terdiri atas lima fase yaitu Analyze (analisis), Design (desain), Develop (pengembangan), Implement (penerapan), dan Evaluate (evaluasi). Data penelitian & pengembangan berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari pengolahan nilai angket respon siswa-guru, serta hasil skor tes awal dan tes akhir. Data kualitatif diperoleh dari komentar ahli, siswa, dan guru. Uji coba produk meliputi dua tahap yaitu uji coba produk terbatas dilakukan pada enam orang guru dan delapan siswa SMP kelas VIII. Uji coba produk lebih luas sekaligus uji efektivitas produk dilakukan pada tiga puluh orang siswa SMP kelas VIII SMPN 6 Palangkaraya dengan desain pretest-posttest control group design.

Produk pengembangan berupa sebuah aplikasi asesmen formatif yang didesain digunakan siswa secara mandiri terbukti layak digunakan sebagai model asesmen formatif. Implementasi untuk menguji efektifitas produk menunjukkan hasil aplikasi efektif meningkatkan ketuntasan belajar IPA siswa, namun belum mampu mencapai ketuntasan belajar secara klasikal. Pengembangan lebih lanjut disarankan mengembangkan model asesmen tersebut pada seluruh materi IPA dan menambah fasilitas pemantauan penggunaan aplikasi terutama penggunaan video remedial.

 

ABSTRACT

 

Marsandi. 2015. Developing Mobile Devices Assisted Formative Assessment System to Improve the Learning Mastery of Science of the Junior High School Students, Thesis. Basic Education Program, Graduate Study Program of Universitas Negeri Malang. Advisors: (I) Dr. Sentot Kusairi, M.Si., (II) Dr. Hadi Suwono, M.Si.

 

Keywords: formative assessment, mobile devices, mastery learning

Mastery learning is one of the purposes of teaching and learning. One way to make it happen is to implement formative assessment as an integral part of the process of teaching and learning. Formative assessment in teaching and learning science is still not optimal due to several factors, including the limited time availability of teachers due to a high workload, the large number of students, and is not yet available raw devices to conduct formative assessment. It can be overcome by research and development of mobile devices assisted formative assessment system. The mobile device has major advantages in flexibility of use to facilitate student assessment wherever and whenever students need. The aim of research and development is to develop mobile devices assisted formative assessment system and effectively improve the mastery of learning of the natural sciences junior high school students.

Research and development is carried out with ADDIE instructional design. ADDIE design consists of five phases: Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate. The data of the research & development is in the form of quantitative and qualitative data. The quantitative data were obtained from processing the questionnaire responses of students and teachers and the results of pretest and posttest. The qualitative data obtained from the comments validator, students, and teachers. The product trials ware conducted in two stages which included the limited and expanded product trials. The limited product trial was employed to six teachers and eight students of grade eight. Meanwhile, the expanded product trial wich was also the test of product effectiveness was conducted to thirty students of grade eight of SMPN 6 Palangkaraya with the pre-test post-test control group design.

The result of the research and development was a formative assessment application that is designed to be used independently of students proved suitable as a model formative assessment. Implementation to test the effectiveness of the product indicate the results of the application effectively improve student mastery learning science, but has not been able to achieve mastery of classical learning. Further development of such an assessment is recommended to develop a model to all the materials science and complementary application usage monitoring facilities mainly use video remedial.