DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Pembelajaran Menulis Cerpen dcngan Strategi Pemodelan dan Media Video Pendidikan Karakter Bagi Siswa Kelas IX SMP Negeri2 Kei Kecil

erniati

Abstrak


ABSTRAK

 

Erniati. 2016. Peningkatan Pembelajaran Menulis Cerpen dcngan Strategi Pemodelan dan Media Video Pendidikan Karakter Bagi Siswa Kelas IX SMP Negeri2 Kei Kecil. Tesis. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Yuni Pratiwi , M.Pd. (II) Dr. Nita Widiati, M.Pd.

 

Kata kunci: peningkatan kemampuan, pembelajaran, menulis cerpen, strategi pemodelan dan media video pendidikan karakter

Pembelajaran menulis cerpen dapat dikembangkan secara bertahap intensif, berkelanjutan, serta membutuhkan partisipasi aktif siswa. Namun kenyataannya, berdasarkan hasil studi pendahuluan diketahui bahwa keterampilan menulis cerpen  siswa kelas  IX SMP Negeri 2 Kei Kecil belum berkembang secara optimal. Siswa mengalami beberapa kesulitan, yaitu mengembangkan unsur-unsur pembangun cerpen, menggunakan pilihan kata, ejaan, dan tanda baca yang tepat dan benar untuk mengembangkan pikiran, perasaan dan pengalaman. Dalam proses pembelajaran, guru belum memberikan materi yang cukup tentang menulis cerpen dan belum membimbing siswa selama proses menulis, guru tidak menggunakan strategi yang sesuai dalam pembelajaran, dan tidak ada media yang digunakan dalam pembelajaran . Oleh karena itu, siswa terlihat kurang termotivasi dan kurang aktif selama proses pembelajaran.

Kondisi tersebut dapat diatasi jika guru mampu menciptakan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah merencanakan strategi belajar yang menarik, kreatif, inovatif, dan menyenangkan dengan menggunakan strategi pemodelan dan media video pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan  proses dan hasil kemampuan menulis cerpen  dengan strategi pemodelan dan medis video pendidkan karakter. Strategi pemodelan dan media video pendidikan karakter dipilih dengan pertimbangan (1)  strategi pemodelan dan media video pendidkan karakter  berdasarkan teori untuk memudahkan dan menyenangkan anak dalam mengembangkan pengetahuan dan pengalaman yang ada di pikirannya dalam bentuk audiovisual; (2) pemodelan dan media video pendidkan karakter merupakan alat untuk membantu siswa berpikir secara sistematis dan terorganisasi dengan baik sehingga siswa dapat merencanakan penulisan cerpen secara lebih baik.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK).Sesuai dengan rancangan tersebut, penelitian dilakukan dalam siklus: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, tiap-tiap siklus dilaksanakan dalam dua pertemuan yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan berurutan. Penelitian siklus I dilaksanakan tanggal 18 Januari 2016 dan 21 Januari 2016. Siklus II dilaksanakan tanggal 2 Februari 2016 dan 6 Februari 2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-A SMP Negeri 2 Kei Kecil tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah 19 siswa. Data penelitian dikelompokkan sesuai dengan rumusan masalah penelitian, yaitu (1) dataproses pembelajaran menulis cerpen, dan (2) data  hasil pembelajaran menulis cerpen. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan dua instrumen, yaitu (1) instrumen pengumpul data berupa peneliti sebagai instrumen utama, pedoman catatan lapangan, pedoman wawancara, dan LKS, (2) instrumen pengolah data berupa (a) rambu-rambu analisis proses dan hasil peningkatan menulis cerpen dan (b) rambu-rambu penilaian kemampuan menulis cerpen.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemodelan dan media video pendidikan karakter dapat meningkatkan proses pembelajaran menulis cerpen bertolak dari peristiwa yang dialami. Siswa lebih aktif menjawab pertanyaan guru dan menanggapi penyataan teman,  antusias memperhatikan penjelasan guru, dan bergembira karena hasil karyanya mendapat penghargaan dari guru berupa hadiah selama proses pembelajaran menulis cerpen berlangsung.

Berdasarkan hasil tes kemampuan menulis cerpen, secara umum dapat digambarkan hasil kemampuan menulis cerpen dengan menerapkan strategi pemodelan dan media vedio pendidikan karakter dari studi pendahuluan, tindakan siklus I, dan tindakan siklus II mengalami peningkatan. Pada studi pendahuluan skor rata-rata kelas menunjukan 53.74. setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I, skor rata- rata kelas meningkat menjadi 73. Kemampuan menulis cerpen mengalami peningkatan sebesar 19.26. Demikian juga yang terjadi pada siklus berikutnya. Setelah dilaksanakan siklus II, skor rata-rata siswa yang dicapai  adalah 86. 84. Berarti, dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 13.84. Selain pencapaian skor rata-rata kelas  meningkat, hasil kemampuan siswa secara perorangan juga meningkat. Pada tahap studi pendahuluan, siswa yang berhasil mencapai KKM 6 siswa, berarti 31.58% dari jumlah 19 siswa dalam satu kelasyang tuntas. Pada siklus I, siswa yang berhasil mencapai KKM berjumlah 11 siswa, berarti 57.89%dari jumlah 19 siswa dalam satu kelas yang tuntas, berarti mengalami peningkatan sebesar 26.31%. sedangkan pada siklus II jumlah 19 siswa dalam satu kelas semuanya berhasil mencapai KKM, berarti 100% siswa tuntas.

Berdasarkan peningkatan proses dan peningkatan hasil kemampuan menulis cerpen siswa dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pemodelan dan media video pendidkan karakter dapat meningkatkan pembelajaran menulis cerpen siswa kelas IX-A SMP Negeri 2 Kei Kecil dengan persentase 100% siswa dapat mencapai KKM. Mengingat manfaat yang diperoleh siswa, maka disarankan bagi guru (teman sejawat) untuk menerapkan strategi pemodelan dan media video pendidikan karakter tidak hanya pada kemampuan menulis cerpen, tetapi juga pada pembelajaran kompetensi dasar menulis yang lain. Selain itu, disarankan kepada peneliti lain untuk meneliti pembelajaran keterampilan menulis dengan strategi pemodelan dan media video pendidikan karakter  dengan kompetensi yang berbeda pada waktu yang akan datang.