DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dipadu STAD (Student Team Achievement Division) terhadap Keterampilan Proses, Hasil belajar Kognitif, dan Retensi Siswa Kelas VII SMP Negeri 20 Kota Jambi

ikawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Strategi pembelajaran mempunyai peranan cukup penting dalam proses pembelajaran karena dapat menjadi arah tujuan yang akan dicapai dalam pembelajaran tersebut. Strategi yang baik selalu menyandingkan keterampilan proses sebagai pengalaman belajar dan pemahaman konsep sebagai tujuan pembelajaran sehingga informasi yang siswa peroleh dapat bertahan lama dalam ingatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran inkuiri terbimbing dipadu STAD terhadap keterampilan proses sains, hasil belajar kognitif, dan retensi siswa.

Metode penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen (quasi-experimental design). Desain penelitian yang digunakan pretest-posttest nonequivalent control group design. Penarikan sampel dengan cara cluster random sampling, untuk sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas VII F sebagai kelas eksperimen dan kelas VII C sebagai kelas kontrol yang masing-masing kelas terdiri dari 30 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan tes untuk memperoleh data keterampilan proses sains dan tes untuk data hasil belajar kognitif serta retensi siswa. Uji hipotesis digunakan teknik analisis kovarian (anacova) pada taraf signifikasi 0,05. Data penelitian sebelum dilakukan uji hipotesis dilakukan uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas dengan uji Levene’s dan hasilnya menyatakan bahwa data berdisitribusi normal dan homogen. Analisis data menggunakan SPSS for windows.

Berdasarkan hasil analisis data penelitian dan pembahasan diproleh pembelajaran INSTAD memiliki nilai terkoreksi siswa lebih tinggi 52,39% untuk keterampilan proses sains, lebih tinggi 21,95% untuk hasil belajar kognitif, lebih tinggi 61,85% untuk retensi keterampilan proses sains, dan 34,11% untuk retensi hasil belajar kognitif siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional sehingga dapat disimpulkan bawa pembelajaran INSTAD berpengaruh terhadap keterampilan proses sains, hasil belajar kognitif, dan retensi siswa kelas VII.

Saran untuk penelitian selanjutnya yaitu guru mata pelajaran IPA dapat menerapkan strategi inkuiri terbimbing dipadu STAD (INSTAD) untuk meningkatkan berpikir kreatif, motivasi, hasil belajar dan retensi berpikir kritis.