DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Documentary Films, Process Genre Approach, and Writing Ability: Action Research

Liniati Agustina Jaya Pertiwi

Abstrak


ABSTRAK

 

Pertiwi, Liniati Agustina Jaya. 2016. Documentary Films, Process Genre Approach, and Writing Ability: Action Research. Thesis, Graduate Program in English Language Teaching, the State University of Malang. Advisors: (II) Prof. Dr. Yazid Basthomi, M.A. (II) Dr. Arwijati Murdibjono, M.Pd., Dip., TESL.

 

Keywords:Action Research, Documentary Film, Process Genre Approach, Writing Ability

The current action research probes the implementation of process genre approach utilizing documentary films to improve the ability of SMPN 3 Mempawah Timur in writing descriptive texts. Prior to the practice of applying process genre approach employing documentary films, students’ writing performance was averagely very poor.

This research applied 2 cycle classroom action research involving19 eighth grade students of SMPN 3 Mempawah Timur in academic year 2015/2016. Observation checklists, field notes, writing tests, and questionnaires were used to collect the data.

In this research, the implementation of process genre approach to utilizing documentary films embraced the following stages: (1) In BKoF stage, students were assigned to observe a documentary film to activate their prior knowledge about how to describe someone.  (2) In MoT, they were given model text and some exercises related to the model text, such as comprehension, grammar, vocabulary, and mechanics exercises. The students also observed a documentary film to answer questions in the descriptive drafting guide. (3) In JCoT, the students collaboratively observed a documentary film while answering the questions in the descriptive drafting guide. In this stage they were assigned to do drafting, revising, editing, and publishing their writing product. (4) In ICoT, the students individually carried out the process of planning, drafting, revising, and editing by utilizing documentary film. The researcher applied 3 part Join Construction of Texts and 2 part Independent Construction of Texts for each cycle. Additionally, the researcher utilized different documentary film for each stage of process genre approach.

The research findings showed that the implementation of process genre approach to utilizing documentary films improved the students writing ability. The students’ writing products had successfully met the Criteria of Success. The number of students who obtained the scores above the minimum passing grade increased from 32% students in Cycle 1 to 100% students in Cycle 2. Similarly, the students’ mean score improved from 6.6 in Cycle 1 to 9.0 in Cycle 2.

Finally, the implementation of process genre approach to utilizing documentary films contributed to the improvement of the students’ writing performance in all aspect of writing. It is suggested for English teachers and future researchers to apply this approach and media with different level of students and kinds of texts.

 

ABSTRAK

 

Pertiwi, Liniati Agustina Jaya. 2016. Film Dokumenter, Pendekatan Genre Proses, dan Kemampuan Menulis: Penelitian Tindakan. Program Pasca Sarjana, Universitas Negeri Malang. Advisors: (II) Prof. Dr. Yazid Basthomi, M. A. (II) Dr. Arwijati Murdibjono, M. Pd., Dip., TESL.

 

Keywords:Penelitian Tindakan, Film Dokumenter, Pendekatan Genre Proses, Kemampuan Menulis

Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki bagaimana penerapan pendekatan genre proses dengan menggunakan film dokumenter dapat meningkatkan kemampuan siswa SMPN 3 Mempawah Timur dalam menulis teks deskriptif. Sebelum dilaksanakannya penelitian, kemampuan menulis siswa tergolong sangat rendah.

Penelitian ini menerapkan penelitian tindakan kelas dalam 2 siklus dengan melibatkan 19 orang siswa SMPN 3 Mempawah Timur pada tahun pelajaran 2015/2016. Checklist observasi, catatan lapangan, tes menulis, dan angket adalah instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data.

Hasil dari penelitian ini adalah penerapan pendekatan genre proses menggunakan film documenter mencakup tahap-tahap berikut: (1) dalam tahap BKoF, siswa ditugaskan untuk mengobservasi film untuk memancing kemampuan mereka menggambarkan seseorang. (2) pada tahap MoT, mereka diberi contoh teks dan beberapa latihan. Siswa juga mengobservasi film dokumenter pada tahap ini dan mengisi panduan rancangan teks descriptive. (3) pada tahap JCoT, siswa secara berkelompok mengobservasi sebuah film documenter. Pada tahap ini mereka diminta untuk membuat rancangan, melakukan revisi dan edit, serta mempublikasikan hasil tulisan mereka. (4) pada tahap ICoT, siswa secara individu melakukan proses perencanaan, perancangan, revisi, dan edit dengan mengobsevasi film doumenter. Peneliti menerapkan 3 kali tahap JCoT dan 2 kali tahap ICoT. Film dokumenter yang digunakan di setiap tahap selalu berbeda.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan genre proses dengan menggunakan film dokumenter meningkatkan kemampuan menulis siswa. Hasil tulisan siswa telah mencapai kriteria kesuksesan. Jumlah siswa yang mendapatkan nilai di atas kriteria ketuntasan minimum meningkat dari 32% pada siklus pertama menjadi 100% pada siklus kedua. Demikian pula dengan nilai tulisan siswa meningkat dari 6.6 pada siklus pertama menjadi 9.0 pada siklus kedua.

Akhirnya, penerapan pendekatan genre proses dengan menggunakan film dokumenter berkontribusi pada peningkatan kemampuan menulis siswa dalam lima aspek menulis. Disarankan bagi guru bahasa Inggris dan peneliti selanjutnya untuk menerapkan pendekatan dan media ini pada siswa yang memiliki perbedaan jenjang dan teks dengan jenis berbeda.