DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Kualitas Pembelajaran Menulis Cerpen Bermuatan Nilai-Nilai Karakter dengan Model Sinektik pada Siswa Kelas IX SMPN 5 Pagentan

romelah mei

Abstrak


ABSTRAK

 

Romelah. 2016. Peningkatan Kualitas Pembelajaran Menulis Cerpen Bermuatan Nilai-nilai Karakter dengan Model Sinektik pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 5 Pagentan Banjarnegara. Tesis. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Wahyudi Siswanto, M. Pd., (2) Dr. Nurchasanah, M. Pd.

 

Kata kunci: kualitas pembelajaran, menulis cerpen, nilai-nilai karakter, model sinektik

Berdasarkan studi pendahuluan, kualitas proses dan hasil pembelajaran menulis cerpen bermuatan nilai-nilai karakter siswa kelas IXB SMPN 5 Pagentan, termasuk pada kategori kurang. Penelitian ini dilaksanakan untuk menerapkan model sinektik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran menulis cerpen bermuatan nilai-nilai karakter di kelas IXB SMPN 5 Pagentan. Tujuan penelitian ini, adalah 1) meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis cerpen bermuatan nilai-nilai karakter dengan model sinektik; dan 1) meningkatkan kualitas hasil pembelajaran menulis cerpen bermuatan nilai-nilai karakter.

Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Peneliti sebagai instrumen kunci, dilengkapi dengan pedoman wawancara, lembar observasi, lembar angket, dan dokumentasi. Yang menjadi subjek  penelitian ini, adalah siswa kelas IXB SMP Negeri 5 Pagentan Kabupaten Banjarnegara Propinsi Jawa Tengah yang berjumlah 28 siswa.

Indikator keberhasilan penelitian ini adalah 1) jika persentase ketercapaian nilai proses  mencapai 85% dan 2) jika persentase ketuntasan klasikal mencapai  ≥ 75%. Adapun KKM yang ditentukan di SMPN 5 Pagentan, yaitu nilai proses minimal berkategori baik dan nilai hasil minimal mencapai 70. Siswa dinyatakan tuntas belajar apabila mendapat nilai proses pembelajaran minimal berkategori baik, dan mendapat nilai hasil pembelajaran minimal 70.

Data penelitian ini berupa data verbal yang diperoleh selama kegiatan pembelajaran dan data numerik berupa skor yang diperoleh melalui tes menulis cerpen bermuatan nilai-nilai karakter setelah mengikuti pembelajaran. Data dianalisis dengan tiga langkah, yaitu (1) mereduksi data, (2) menyajikan data, dan (3) penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model sinektik dalam pembelajaran menulis cerpen bermuatan nilai-nilai karakter dapat meningkatkan kualitas pembelajaran menulis cerpen bermuatan nilai-nilai karakter siswa kelas IXB SMPN 5 Pagentan. Hal itu, terlihat bahwa pada kegiatan prasiklus, ketercapaian nilai proses pembelajaran sebesar 56,92%, termasuk pada kategori kurang, kemudian pada siklus I, ketercapaian nilai proses pembelajaran siswa  sebesar 68,53%, termasuk  pada kategori cukup, dan pada siklus II, ketercapaian nilai proses pembelajaran siswa  sebesar 86,38%, termasuk pada kategori sangat baik.

Seiring dengan meningkatnya kualitas proses pembelajaran, kualitas hasil pembelajaran juga meningkat. Setelah dianalisis secara statistik deskriptif, kemampuan menulis cerpen bermuatan nilai-nilai karakter siswa menunjukkan, bahwa pada kegiatan prates, nilai-nilai rata-rata siswa baru mencapai 58, 57 termasuk pada kategori kurang dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 21,43%; kemudian pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 69,86, termasuk pada kategori cukup dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 67,86%; dan pada siklus II, nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan menjadi 79, termasuk pada kategori baik dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 92,86%.

Penerapan model sinektik dalam pembelajaran menulis cerpen bermuatan nilai-nilai karakter, terbukti dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran menulis cerpen bermuatan nilai-nilai karakter dengan baik. Oleh karena itu, disarankan kepada guru Bahasa Indonesia SMPN 5 Pagentan untuk menggunakan model sinektik sebagai model pembelajaran alternatif dalam menulis cerpen.