DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Android Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik Pada Materi Sistem Koordinasi Manusia.

Siti Mariana Anggraini

Abstrak


ABSTRAK

 

Berdasarkan wawancara dan penyebaran angket kelas XII MIPA 4 terlihat, SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik memiliki fasilitas yang lengkap salah satunya terdapat Wi-Fi, selain itu siswa diperbolehkan membawa handphone. Sebanyak 70,83% siswa telah memiliki handphone yang dilengkapi sistem operasi Android. Sebanyak 62,5% siswa mengaku handphone mereka hanya digunakan untuk komunikasi melalui sosial media daripada digunakan untuk belajar. Pembelajaran yang berpusat pada power point tanpa siswa ikut berpartisipasi menyebabkan mereka merasa bosan dan motivasinya rendah. Indikator motivasi rendah diketahui sebanyak 37,5% siswa tidak fokus, 54,17% siswa kurang semangat, 58,33% siswa kurang perhatian, 45,83% siswa melamun. Motivasi belajar rendah menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Solusi yang paling tepat untuk masalah ini yaitu mengembangkan multimedia interaktif berbasis android.

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini yaitu mengembangkan multimedia interaktif berbasis android, menguji kevalidan, kepraktisan, keefektifan, dan motivasi siswa. Model penelitian pengembangan yang digunakan yaitu model Lee and Owens (2004) dengan prosedur pengembangan terdiri dari: (1) penilaian/analisis kebutuhan yang terdiri dari dua bagian utama yaitu penilaian kebutuhan dan analis ujung depan; (2) desain; (3) pengembangan dan implementasi; (4) evaluasi. Jenis data penelitian dan pengembangan berupa data kuantitatif dan data kualitatif didapatkan dari ahli materi, ahli media, praktisi lapangan, dan siswa.

Produk hasil pengembangan multimedia interaktif berbasis android ini terdiri dari sembilan komponen utama meliputi: (1) halaman pembuka, (2) halaman pengantar, (3) uji kompetensi awal, (4) menu utama, (5) menu kompetensi, (6) menu materi, (7) uji kompetensi akhir, (8) menu referensi, dan (9) menu pengembang. Penyajian materi sebagian besar menggunakan audio dan didukung adanya ilustrasi gambar yang sesuai dengan penjelasan materi. Penyajian materi juga didukung adanya animasi video dan video kontekstual tentang fenomena yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi lapangan diperoleh nilai sebesar 91%, 96%, 94%. Hasil uji kepraktisan kelompok uji coba awal dan uji coba lapangan diperoleh nilai sebesar 89,60% dan 91,03%. Hal ini membuktikan bahwa multimedia interaktif berbasis android yang dikembangkan termasuk dalam kriteria sangat valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran, selain itu juga sangat praktis. Rata-rata hasil belajar (kognitif, afektif, psikomotor) yang diperoleh setelah menggunakan multimedia interaktif berbasis android secara berurutan 91,02; 84,94; 92,43. Hal ini membuktikan bahwa multimedia yang dikembangkan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil perhitungan motivasi melalui angket meningkat dari 62,31% (Cukup) menjadi 74,39% (Baik). Hasil perhitungan motivasi melalui observasi juga meningkat pada tiap pertemuan dengan rata-rata persentase 74,48% (Baik), sehingga disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis android yang dikembangkan sangat valid, sangat praktis, efektif, dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.