DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Dengan Link Map Pada Materi Fluida Statis

RISA AGUSTIN

Abstrak


ABSTRAK

 

Agustin, Risa. 2016. Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry dengan Link Map pada Materi Fluida Statis. Tesis. Program Studi Pendidikan Fisika, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Arif Hidayat, M.Si, (II) Dr. Wartono, M.Pd

 

Kata kunci: model pembelajaran guided inquiry, link map, kemampuan berpikir kritis

Berpikir kritis merupakan kekuatan berpikir yang haru dibangun pada siswa sehingga menjadi suatu kepribadian dari siswa untuk  memecahkan segala persoalan di dalam kehidupannya. Kemampuan berpikir kritis sangat penting bagi siswa karena dengan kemampuan ini siswa mampu bersikap rasional dan memilih alternatif pilihan yang terbaik bagi dirinya. Siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis akan selalu bertanya pada diri sendiri dalam setiap menghadapi segala persoalannya untuk menentukan yang terbaik bagi dirinya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa pada materi fluida statis dalam pembelajaran guided inquiry dengan link map, dan  pengaruh penerapan pembelajaran guided inquiry dengan link map terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi fluida statis.

Penelitian ini menggunakan rancangan mixed method model embedded experimental. Subjek penelitian ini adalah kelas X MIA 1 MAN Sumenep yang terdiri dari 39 orang siswa pada semester genap tahun ajaran 2015/2016. Instrumen penelitian terdiri atas silabus, RPP, LKS, soal tes kemampuan berpikir kritis dan kuis. Data dianalisis secara kuantitatif, yaitu dengan menggunakan uji-t berpasangan,  N-gain dan effect size. Data dianalisis pula secara kualitatif, yaitu melalui tahap reduksi data, pengodean, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: siswa mengalami perkembangan kemampuan berpikir kritis dan indikator berpikir kritis yang tinggi yaitu mendefinisikan istilah secara kualitatif, mengobservasi dan mempertimbangkan hasil observasi, membuat nilai-nilai pertimbangan, memfokuskan pertanyaan dan menginduksi serta mempertimbangkan hasil induksi secara logis; kemampuan berpikir kritis siswa meningkat di setiap pertemuan dengan n-gain 0,7 dalam kategori tinggi mampu membuat siswa menjadi lebih percaya diri untuk berargumen dan bertanya ketika mengikuti pembelajaran dan guided inquiry  dengan link map memberikan pengaruh atau efek yang cukup terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai d effect size 0,93.