DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PECAHAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) SISWA KELAS V SDN TROWULAN MOJOKERTO

Hasbillah

Abstrak


ABSTRAK

 

Hasbillah, 2016. Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Pecahan Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Siswa Kelas V SDN Trowulan Mojokerto. Tesis, Program Studi Pendidikan Dasar Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Edy Bambang Irawan. M.Pd. (2) Prof. Dr. Cholis Sa’dijah. M.Pd., M.A.

 

Kata kunci: aktivitas belajar, hasil belajar, pembelajaran kooperatif, think pair share (TPS).

Hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti di SDN Trowulan Mojokerto terhadap pembelajaran matematika pokok bahasan pecahan menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang berlangsung satu arah, pendekatan atau model pembelajaran yang digunakan guru kurang variatif, proses pembelajaran berpusat pada guru, sehingga siswa terlihat pasif dalam proses pembelajaran.. Ketuntasan hasil belajar matematika siswa pada ulangan harian semester II tahun pelajaran 2015/2016 menunjukkan bahwa 57% yang tidak mencapai KKM yang ditetapkan.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan  aktivitas dan hasil belajar pecahan melalui model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) siswa kelas V SDN Trowulan Mojokerto. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa SDN Trowulan Mojokerto kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 28 orang. Pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi dan catatan lapangan. Kriteria keberhasilan tindakan jika presentase  ≥80% siswa memperoleh skor ≥70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe TPS, Aktivitas siswa, hasil belajar siswa pada siklus I berturut-turut adalah pada kategori sangat baik, aktif, dan baik. Berdasarkan kriteria keberhasilan tindakan belum mencapai kriteria, oleh karena itu ada siklus II. Pada siklus II keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe TPS, Aktivitas siswa, hasil belajar siswa berturut-turut adalah sangat baik, sangat aktif dan sangat baik.

Berdasarkan hasil analisis data temuan yang diperoleh dalam penelitian ini bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pecahan siswa kelas V di SDN Trowulan Mojokerto. Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti menyarankan: (1) guru dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS  sebagai salah satu alternatif model pembelajaran di kelas, (2) Memberikan landasan bagi kepala sekolah dalam menentukan kebijakan untuk meningkatkan mutu pembelajaran matematika di SD.