DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Student Worksheet Berbasis Project Based Learning Berorientasi Pada Critical Thinking Geografi SMA.

Wahyu Islamul Hayati

Abstrak


ABSTRAK

 

Hayati, Wahyu Islamul. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Student Worksheet Berbasis Project Based Learning Berorientasi Pada Critical Thinking Geografi SMA. Tesis, Program Studi Pendidikan Geografi, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Sugeng Utaya, M.Si, (2) Drs. I Komang Astina, M.S, Ph.D.

 

Kata Kunci: Bahan ajar, Student Worksheet, Project Based Learning, Critical Thinking.

Pembelajaran dilaksanakan yang melatih kemampuan berpikir siswa adalah critical thinking. Bahan ajar student worksheet yang banyak digunakan oleh siswa dalam pembelajaran hanya memuat ringkasan materi dan kumpulan soal yang mengukur pengetahuan dan pemahaman secara konsep saja. Student worksheet tidak mengembangan kemampuan critical thinking. Berdasarkan kondisi tersebut, maka perlu dikembangkan bahan ajar berupa student worksheet yang dapat mengembangkan kemampuan critical thinking siswa. Pengembangan student worksheet dikolaborasi dengan model pembelajaran Project Based Learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar, mengetahui keterlaksanaan, dan keefektifan Student Worksheet berbasis Project Based Learning dan berorientasi pada Critical Thinking Geografi.

Pengembangan bahan ajar student worksheet menggunakan model Borg & Gall yang dimodifikasi dari 10 tahapan menjadi 7 tahapan, yaitu: 1) research and information collecting, 2) planning, 3) development preliminary form of product, 4) preliminary field testing, 5) main product revision, 6) main field testing, dan 7) final produk revision. Hal ini didasari pada produk yang dihasilkan bersifat kontekstual disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan pembelajaran di lingkungan sekitar sekolah dan tempat tinggal siswa di Kota Batu. Uji coba produk dilakukan dua kali, yaitu validasi ahli (ahli materi, bahasa, dan desain pembelajaran) dan uji coba pada siswa satu kelas sebanyak 36 siswa. Analisis data hasil validasi ahli dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Analisis statistik digunakan untuk mengolah data dari hasil uji coba pada siswa, kemudian digunakan sebagai dasar dalam melakukan revisi produk.

Hasil uji coba menunjukkan bahwa produk bahan ajar student worksheet yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran dengan persentase keseluruhan sebesar 76,25%. Hasil validasi ahli oleh ahli materi, bahasa, dan desain pembelajaran didapatkan persentase sebesar 73,83% dengan kualifikasi layak untuk diujicobakan di sekolah kepada siswa dengan keputusan uji tidak perlu direvisi. Persentase dari hasil uji coba lapangan didapatkan persentase sebesar 78,67% dengan kualifikasi layak dengan keputusan uji tidak perlu direvisi. Saran yang dapat diberikan yaitu: 1) produk bahan ajar dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dapat lebih dimaksimalkan dengan menyajikan permasalahan kontekstual sekitar siswa, dan 2) Materi dalam bahan ajar harus lebih diintegrasi dengan fenomena faktual di lingkungan siswa.