DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis SWOT Untuk Menentukan Strategi Pemasaran (Studi Kasus Pada Lembaga Bimbingan Belajar Primagama Kota Probolinggo)

Cepy Nurmalia Wahyuningtias

Abstrak


ABSTRAK

 

Wahyuningtias, Cepy. 2016. Analisis SWOT Untuk Menentukan Strategi Pemasaran (Studi Kasus Pada Lembaga Bimbingan Belajar Primagama Kota Probolinggo). Tesis. Jurusan Pendidikan Bisnis dan Manajemen, Program PascaSarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sudarmiatin, M.Si., (II) Dr. Aniek Indrawati, S.Si., M.M.

 

Keywords: Analisis SWOT, strategi pemasaran

Strategi pemasaran merupakan pendekatan yang digunakan oleh perusahaan dalam mencapai sasaran yang di dalamnya tercantum keputusan-keputusan mengenai target pasar, penempatan produk, bauran pemasaran, serta tingkat biaya pemasaran yang diperlukan. Dan dalam dunia pendidikan sangat dibutuhkan analisis SWOT untuk menetukan langkah strategi pemasaran. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi faktor-faktor internal (IFAS) dan eksternal (EFAS); 2) melakukan analisis SWOT untuk menentukan strategi pemasaran pada Lembaga Bimbingan Belajar Primagama Kota Probolinggo.

Pendekatan yang dilakukan adalah kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus, peneliti bertindak sebagai instrumen sekaligus pengumpul data. Sumber data adalah informasi langsung yang diperoleh oleh peneliti yaitu wawancara, dokumen, dan foto. Dalam penelitian ini, ketekunan pengamatan, triangulasi, pemeriksaan teman sejawat melalui dikusi, menggunakan bahan referensi, dan uraian rinci diterapkan untuk mengecek keabsahan data.

Hasil penelitian menunjukkan Strategi pemasaran yang dilakukan Lembaga Bimbingan Belajar Primagama Kota Probolinggo menggunakan matriks internal faktor (IFAS) dan eksternal faktor (EFAS) diperoleh nilai 3,04  dan 2,91. Lembaga berada pada titik koordinat (2,15 : 2,13) terletak pada kuadran I (SO) diantara kekuatan dan ancaman sehingga yang digunakan yaitu strategi SO. Hasil dari matriks perencanaan strategis kuantitatif (QSPM) dari kelima strategi SO, diperoleh nilai yang tinggi yaitu sebesar 3,57 untuk strategi yang ketiga yaitu melakukan pendekatan dan peningkatan kualitas agar masyarakat tetap percaya.