DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Dampak Strategi Predict-Observe-Explain (POE) terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep Siswa pada Topik Tekanan Hidrostatis dan Prinsip Archimedes

Fransiskus Xaverius Berek

Abstrak


ABSTRAK

 

Berek, Fransiskus 2016. Dampak Strategi Predict-Observe-Explain (POE) terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep Siswa SMP pada Topik  Tekanan Hidrostatis dan Prinsip Archimedes. Tesis, Program Studi Pendidikan Dasar IPA, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sutopo, M.Si. (2) Dr. Munzil, S.Pd., M.Si

 

Kata Kunci: strategi POE, pemahaman konsep, tekanan hidrostatis, prinsip Archimedes

Pada penelitian ini telah diterapkan pembelajaran topik tekanan hidrostatis dan prinsip Archimedes dengan menggunakan strategi POE. Kajian difokuskan untuk: (1) mengetahui bagaimana proses pembelajaran, (2) mengetahui miskonsepsi apa saja yang terungkap selama pembelajaran (jika ada), dan bagaimana pembelajaran tersebut dapat mengatasinya, (3) mengetahui bagaimana peningkatan pemahaman konsep siswa, dan (4) mengetahui kesulitan apa yang umum dialami siswa dan belum teratasi melalui pembelajaran ini (jika ada). 

Metode penelitian menggunakan mixed method desain embedded experimental, dimana, data kualitatif digunakan sebagai pendukung data kuantitatif. Analisis data kuantitatif didasarkan pada skor pretes dan postes. Sedangkan analisis kualitatif didasarkan pada alasan jawaban siswa pada saat pretes dan postes, juga fenomena-fenomena belajar yang muncul selama pembelajaran. Subjek penelitian terdiri atas 31 siswa SMP Swasta Mater Inviolata Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada semester genap tahun akademik 2015/ 2016. Instrumen yang digunakan adalah 9 butir soal pilihan ganda yang mengharuskan siswa memberikan alasan ketika memilih jawabannya. 

Penelitian menyimpulkan hal-hal berikut. (1) Rata-rata skor pemahaman konsep siswa meningkat secara signifikan (p=0.000) dari pretes (36,77) ke postes (63, 26) dengan d-effect size pada kategori kuat (1,62) dan N-gain pada kategori sedang (0,40). (2) Pembelajaran juga berhasil mengidentifikasi beberapa miskonsepsi sekaligus meremediasinya; antara lain: (a) besarnya tekanan hidrostatis dipengaruhi oleh volume zat cair dan/ atau bentuk wadah, (b) benda terapung karena ada udara dalam benda, (c) benda yang tenggelam tidak mengalami gaya apung, dan (d) besarnya gaya apung sebanding dengan dengan volume zat cair. (3) Beberapa kesulitan yang umum dialami siswa antara lain: (a) terkait representasi matematis tekanan hidrostatis Ph = P0 + ρgh, sebagian besar siswa memaknai h sebagai kedalaman yang diukur dari dasar bejana. (b) terkait gaya apung, kesulitan siswa bergantung pada konteks di mana soal diberikan. Pada konteks benda diam di dalam suatu zat cair, sebagian besar siswa belum mampu membandingkan besarnya gaya apung yang dialami benda tersebut dengan berat bendanya. Pada konteks benda meluncur dalam suatu zat cair, hampir semua siswa mengalami kesulitan dalam menjelaskan pengaruh posisi benda terhadap besarnya gaya apung yang dialaminya.