DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Persepsi GuruBahasa Inggris terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar Mahasiswa pada Matakuliah Bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus

Veri Hardinansyah Dja'far

Abstrak


ABSTRAK

 

Dja’far, V. H. 2016. Persepsi Guru Bahasa Inggris terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar Mahasiswa pada Matakuliah Bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus. Tesis. Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Bambang Yudi Cahyono, M.Pd, M.A, Ph.D., (II) Prof. Dr. Yazid Basthomi, M.A.

 

Kata Kunci: Persepsi dosen, Motivasi Mahasiswa, Prestasi Belajar

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi dosen terhadap motivasi dan prestasi belajar mahasiswa pada Bahasa Inggris untuk tujuan khusus (English for Specific Purposes-ESP). Penelitian ini mendeskripsikan motivasi dan prestasi belajar mahasiswa berdasarkan perspektif dosen. Selanjutnya, penelitian ini mendeskripsikan strategi yang diterapkan oleh dosen berdasarkan persepsi mereka terhadap motivasti dan prestasi belajar mahasiswa.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan melibatkan 204 mahasiswa yang menempuh matakuliah Bahasa Inggris Ekonomi dan Bisnis. Mereka tersebar dalam enam kelas dan tiga jurusan di fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. PSM (Perception of Student Motivation) kuesioner dan tes dalam bentuk pilihan ganda digunakan secara berurutan untuk mengukur motivasi dan prestasi belajar mahasiswa pada kelas ESP. Kemudian, dosen diminta untuk menunjukkan nilai siswa dari hasil ujian tengah semester sebagai pendukung jawaban mereka. Skor yang diberikan oleh dosen digunakan sebagai dasar klasifikasi tingkat motivasi: Tinggi, Sedang, dan Rendah. Selanjutnya, hanya kelompok motivasi rendah dan tinggi yang digunakan dalam penelitian ini.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen Bahasa Inggris mendeskripsikan secara umum mahasiswa memiliki motivasi belajar yang tinggi. Motivasi belajar terbukti cukup kuat berkaitan dengan prestasi belajar mahasiswa pada kelompok motivasi rendah dan tinggi. Namun, terbukti adanya perbedaan yang berarti pada motivasi dan prestasi belajar mahasiswa dalam membaca dan menulis pada aspek pembelajaran ESP antara kelompok motivasi rendah dan tinggi. Selanjutnya, strategi yang dilakukan dosen dalam menanggapi persepsi mereka terhadap motivasi dan prestasi mahasiswa dijelaskan secara komprehensif.

Berdasarkan temuan di atas, ada beberapa saran untuk peneliti yang lain. Pertama, perlu dilakukan penelitian korelasional atau eksperimental pada motivasi dan prestasi belajar antar tingkat pada jurusan yang sama. Kedua, perlu dilakukan peyelidikan jenis motivasi yang secara dominan mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa. Terakhir, penelitian yang komprehensif dapat dilakukan dari dua perspektif, baik dari sudut pandang dosen dan mahasiswa untuk mengeksplorasi motivasi dan prestasi siswa di kelas ESP (English for Specific Purposes) dengan cara melibatkan peserta yang lebih besar, menggunakan instrument yang lebih lengkap, dan menghubungkan motivasi dan prestasi belajar dengan variabel yang lain. Selain itu, wawancara dan observasi kelas sangat ideal dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dosen yang berpengalaman. Saran selanjutnya ditujukan kepada para dosen. Dosen disarankan untuk mengaplikasikan strategi motivasi belajar dalam pembelajaran ESP karena strategi tersebut bermanfaat untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa.