DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Sistem Keamanan Jaringan Program Studi Teknik Komputer dan Jaringan di SMKN 1 Kediri Lombok Barat

Zulkipli

Abstrak


ABSTRAK

 

Zulkipli. 2016. Pengembangan Modul Sistem Keamanan Jaringan Program Studi Teknik Komputer dan Jaringan di SMKN 1 Kediri Lombok Barat. Tesis, Program Studi Teknologi Pembelajaran, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Mohammad Efendi, M. Pd, M. Kes., (II) Dr. Sihkabuden, M. Pd.

 

Kata kunci : modul, sistem keamanan jaringan, teknik komputer jaringan.

Modul sistem keamanan jaringan merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting di SMKN 1 Kediri Lombok Barat. Jumlah modul sebagai sumber belajar yang tersedia terbatas sehingga menyebabkan peserta didik kelas XII Program Teknik Komputer dan Jaringan kesulitan dalam menghadapi tes tertulis dan ujian praktik, hal ini dapat dilihat pada hasil ulangan harian peserta didik pada tahun ajaran 2014/2015 yang menujukan 59% peserta didik mendapat skor kurang dari KKM yang ditetapkan yaitu 70.

Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa modul sistem keamanan jaringan yang mudah, lengkap, dan sistematis untuk peserta didik SMK kelas XII; menguji kelayakan modul sistem keamanan jaringan yang dikembangkan untuk peserta didik SMK kelas XII; dan menguji efektifitas modul sistem keamanan jaringan yang dikembangkan ditinjau dari hasil belajar peserta didik.

Penelitian pengembangan ini dirancang menggunakan model Dick, Carey & Carey. Model Dick, Carey & Carey yang digunakan memiliki 9 langkah yaitu: (1) Mengidentifikasi kebutuhan untuk menentukan tujuan umum pembelajaran; (2) Melakukan analisis pembelajaran; (3) Mengidentifikasi karakteristik peserta didik; (4) Merumuskan tujuan pembelajaran; (5) Mengembangkan instrumen penelitian; (6) Mengembangkan strategi pembelajaran; (7) Mengembangkan dan memilih bahan pembelajaran; (8) Mendesain dan melaksanakan evaluasi formatif; (9) Merevisi produk pembelajaran.

Penelitian dilakukan di SMKN 1 Kediri Lombok Barat. Instrumen pengumpulan data menggunakan obeservasi, wawancara, dan angket. Data yang dikumpulkan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil validasi dan uji coba produk pengembangan didapat data sebagai berikut: review ahli isi 96%, review ahli media 92.8%, review ahli desain pembelajaran 83%, uji coba perorangan 92.3%, review uji coba kelompok kecil 92%, dan uji coba lapangan 89%. Hasil analisis data tersebut mengacu pada kriteria validitas modul yang telah ditentukan dan diperoleh bahwa modul sistem keamanan yang dikembangkan termasuk dalam kriteria sangat layak digunakan dan tidak perlu revisi. Untuk penilaian keefektifan produk, data dianalisis berdasarkan hasil belajar berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Dari 21 peserta didik terdapat 19 peserta didik (90.48%) memenuhi KKM dan 2 peserta didik (9.52%) belum mencapai KKM. Berdasarkan kriteria, modul efektif digunakan untuk pembelajaran.