DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Audio Visual untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS (Studi pada Siswa Kelas IV SDN One Melangka Kab.Wakatobi Prov. Sultra)

Irman

Abstrak


ABSTRAK

 

Irman. 2016. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Audio Visual untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS (Studi pada Siswa Kelas IV SDN One Melangka Kab.Wakatobi Prov. Sultra). Tesis, Program Studi Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Sudarmiatin, M.Si. (2) Dr. Eddy Sutadji, M.Pd.

 

Kata Kunci: jigsaw, audio visual, aktivitas, hasil belajar, IPS

Berdasarkan hasil observasi awal di SDN One Melangka menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran IPS cenderung berlangsung dengan pendekatan teacher-centered, di mana guru menjadi pusat pembelajaran dan menjadi satu-satunya sumber informasi serta belum memanfaatkan media pembelajaran. Masalah tersebut berimplikasi terhadap rendahnya aktivitas dan hasil belajar yang diraih siswa. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif jigsaw berbantuan audio visual  yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk belajar dalam kelompok asal dan ahli, meningkatkan rasa percaya diri dan tanggung jawab dengan mengajarkan materi ahli kepada anggota kelompok lainnya yang membuat siswa aktif sebagai pusat pembelajaran sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

Pendekatan penelitian yang digunakan termasuk penelitian kualitatif dengan desain  penelitian tindakan kelas (PTK).  Penelitian dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru kelas dan dibantu 2 guru sejawat sebagai observer. Lokasi penelitian di SDN One Melangka Kabupaten Wakatobi, dengan subyek penelitian siswa kelas IV Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 24 siswa yang terdiri atas 14 laki-laki dan 10 perempuan. Penelitian dilakukan dua siklus dengan tiga kali pertemuan setiap siklus. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi data proses dan hasil. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi kegiatan pembelajaran guru, lembar observasi aktivitas siswa, tes hasil belajar, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dengan langkah reduksi data, paparan data, dan penyimpulan hasil analisis.

Hasil penelitian penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan audio visual yaitu (a) kegiatan pembelajaran oleh guru pada  siklus I  mencapai 80,95% menjadi 91,37% pada siklus II dengan kategori sangat baik; (b) dapat meningkatkan aktivitas belajar IPS yang dicapai siswa 73,87% pada siklus I menjadi 81,99%  pada siklus II; dan (c) meningkatkan hasil belajar IPS dengan nilai ketuntasan klasikal 70,83% pada siklus I dan mencapai 87,50% pada siklus II atau mengalami peningkatan 16,67%. Pencapaian ini membuktikan bahwa hasil belajar IPS siswa tuntas secara klasikal memenuhi standar minimal 80% siswa memperoleh nilai KKM nilai > 70.

Saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian ini yaitu agar guru yang akan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat (a) meningkatkan motivasi agar siswa mengikuti proses pembelajaran dengan antusias; (b) menguasai langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan baik secara detail; (c) mengontrol semua siswa dan membimbing secara merata, baik secara individu maupun kelompok utamanya kepada siswa yang kurang sungguh-sungguh menjelaskan materi ahli kepada teman kelompoknya; (d) memberi kesempatan dan waktu yang cukup kepada siswa untuk bertanya dengan terus membangkitkan rasa percaya diri siswa; (e) memberikan penghargaan kepada kelompok dengan tidak mengabaikan individu; (f) lebih banyak melibatkan siswa dalam merangkum materi pelajaran; serta (g) mengelola waktu secara efektif dan efisien sehingga langkah-langkah model pembelajaran kooperatif jigsaw berbantuan audio visual dapat terlaksana dengan baik.