DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Gesture Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Matematika

Rivatul Ridho Elvierayani

Abstrak


ABSTRAK

 

Elvierayani, R.R. Gesture Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Matematika. Tesis, Program Studi Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Edy Bambang Irawan, M.Pd, (II) Dr. Sudirman, M. Si

 

Kata Kunci: gesture, pemecahan masalah, masalah matematika.

Pemecahan masalah merupakan suatu keterampilan proses yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika. Namun demikian banyak siswa yang masih mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah, khususnya yang berbentuk soal cerita. Saat memecahkan masalah, segala tindakan spontan yang dilakukan siswa merupakan keadaan alami siswa ketika berhadapan dengan sebuah masalah. Sebuah fakta menunjukkan bahwa tubuh terlibat dalam proses berpikir saat memecahan masalah. Oleh karenanya peneliti ingin mengungkap peranan tubuh lebih tepatnya gesture siswa ketika dihadapkan dalam masalah yang berbentuk soal cerita.  

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-eksploratif. Penelitian dilakukan di kelas VIII B SMP Negeri 13 Malang. Subjek yang dipilih ada tiga kelompok dalam satu kelas. Data diambil dengan merekam semua aktivitas siswa saat menyelesaikan masalah matematika. Selain itu juga dilakukan proses wawancara sebagai data tambahan untuk lebih mengetahui peranan gesture yang dilakukan siswa saat berdiskusi menyelesaikan masalah matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga kelompok siswa melakukan dua jenis gesture sejumlah 173 gesture, 117 merupakan gesture deiktik dan sisanya merupakan gesture representasional. Kedua jenis gesture ini dilakukan siswa saat siswa mengalami kebuntuan baik dalam memahami masalah dan merencanakan penyelesaian masalah. Sehingga gesture yang digunakan dapat menjadi jalan pembimbing bagi siswa dalam menemukan selesaian.

Peranan gesture dapat dilihat dari dua aspek, untuk siapa gesture tersebut dilakukan dan berfungsi sebagai apa gesture itu digunakan. Dilihat dari untuk siapa gesture itu digunakan disimpulkan bahwa gesture ditujukan untuk (1) dirinya sendiri, (2) orang lain dan (3) bersama-sama. Sebagai perannya dalam memecahkan masalah matematika secara kelompok, gesture deiktik berperan untuk (1) menegaskan ucapan, (2) memusatkan perhatian pada suatu masalah, (3) menunjukkan objek maupun posisi suatu hal dan (4) menuntun siswa menemukan strategi dalam pemecahan masalah. Sedangkan gesture representasional berperan untuk (1) membantu rekannya dalam memecahkan masalah (scaffolding), (2) mengongkretkan ide/gagasan tentang apa yang dipikirkan siswa, (3) alat dalam menarik perhatian dan memusatkan perhatian siswa selama proses memecahkan masalah, dan (4) mengurangi beban kerja siswa selama memecahkan masalah.

Berdasarkan hasil temuan dalam penelitian ini disarankan agar guru dapat menggunakan gesture sebagai rangkaian kegiatan proses pembelajaran matematika karena dengan begitu siswa lebih tertarik saat belajar dan mudah memahami konsep maupun masalah yang diberikan. Selain itu guru juga dapat memperhatikan gesture siswa agar lebih mudah memahami maksud siswa ketika menyampaikan ide-ide abstrak yang sedang dipikirkannya dalam memecahkan masalah matematika.