DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Papan Geomultiplikasi untuk Pembelajaran Perkalian di Sekolah Dasar

Samar Solehan

Abstrak


ABSTRAK

 

Solehan, Samar. 2016. Pengembangan Media Papan Geomultiplikasi untuk Pembelajaran Perkalian di Sekolah Dasar. Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar, Pascasarjana. Universitas Negeri Malang. Pembimbing; (I) Dr. Abdur Rahman As’ari, M.Pd., M.A. (II) Dr. Syamsul Hadi, M.Pd., M.Ed.

 

Kata kunci: pengembangan, media pembelajaran, papan geomultiplikasi, perkalian.

Pembelajaran matematika di SD dilaksanakan secara bertahap mulai dari tahap enaktif, ikonik, dan simbolik.  Tahap pembelajaran tersebut sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa usia sekolah dasar yang berada pada tahap operasional konkret. Pembelajaran matematika  membutuhkan media untuk membantu siswa membangun pengetahuan. Pembelajaran perkalian bersusun di SD Negeri 2 Purbalingga Lor, Jawa Tengah belum menggunakan media yang sesuai dengan karakteristik siswa. Secara umum siswa sudah siap belajar perkalian bersusun, namun perlu didukung dengan penggunaan media yang tepat sehingga siswa dapat menguasai perkalian bersusun dengan baik. Hasil analisis menunjukkan media pembelajaran untuk perkalian bersusun yang sesuai dengan karakteristik siswa belum tersedia di lapangan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu dilaksanakan penelitian dan pengembangan media untuk perkalian bersusun.

Penelitian dan pengembangan dilakukan untuk menghasilkan media yang sesuai dengan karakteristik siswa SD. Media hasil pengembangan yang dihasilkan mempunyai kriteria layak, menarik, dan efektif digunakan dalam pembelajaran.  Melalui penggunaan media dalam pembelajaran, siswa mampu menguasai perkalian sampai perkalian bersusun antara dua bilangan dua angka.

Penelitian dan pengembangan ini merujuk pada model 4D (Thiagarajan dan Semmel, 1974) yang telah dimodifikasi oleh Hobri (2010). Langkah-langkah pengembangan meliputi pendefinisian (define), perancangan (design), dan Pengembangan (develop). Satu langkah lainnya yaitu penyebaran (disseminate) tidak dilaksanakan karena desain penelitian dan pengembangan hanya sampai tahap pengembangan (develop). Data yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah hasil validasi ahli dan uji coba pengguna. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket, lembar observasi, dan tes hasil belajar.

Hasil pengembangan media berupa media papan geomultiplikasi. Media papan geomultiplikasi merupakan media manipulatif. Media papan geomultiplikasi masuk dalam kategori sangat layak, sangat praktis, sangat menarik, dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Hal ini sesuai dengan hasil validasi ahli materi sebesar 84,00% dan hasil validasi ahli media sebesar 79,20%.  Hasil penilaian guru menunjukkan hasil 96,00%  yang berarti media sangat praktis digunakan. Ujicoba pada siswa menunjukkan bahwa hasil ujicoba kelompok kecil sebesar 85,16% dan hasil ujicoba lapangan sebesar 88,44%. Tingkat keaktifan siswa dalam pembelajaran sebesar 90,00%. Media papan geomultiplikasi juga efektif digunakan dalam pembelajaran. Hal ini sesuai dengan ketuntasan hasil belajar siswa setelah pembelajaran menggunakan media papan geomultiplikasi sebesar 79,17%.