DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KUALITAS AIR SUNGAI ARBES DAN POTENSI TUMBUHAN AIR SEBAGAI AGEN FITOREMEDIATOR DALAM PENGEMBANGAN BUKU PENUNJANG PENGETAHUAN LINGKUNGAN BERBASIS RISET DI IAIN AMBON

MUHAMMAD RIJAL

Abstrak


ABSTRAK

 

Rijal, Muhammad. 2016. Kualitas Air Sungai Arbes dan Potensi Tumbuhan Air sebagai Agen Fitoremediator dalam Pengembangan Buku Penunjang Matakuliah Pengetahuan Lingkungan Berbasis Riset di IAIN Ambon. Disertasi, Program Studi Pendidikan Biologi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I). Prof. Dr. agr. H. Mohamad Amin, M. Si., (II). Dr. H. Fatchur Rohman, M. Si., (III). Dr. Hj. Endang Suarsini, M. Ked.

 

Kata Kunci: sungai arbes, fitoremediator, pengetahuan lingkungan

Arbes merupakan salah satu sungai yang digunakan oleh Masyarakat Ambon sebagai sumber baku air minum. Selain sebagai sumber baku air minum, sungai ini digunakan sebagai tempat untuk mencuci, mandi, objek wisata, pembuangan limbah domestik, dan pembuangan akhir limbah tinja. Tingginya aktivitas masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai mengakibatkan masuknya berbagai jenis limbah yang berbahaya seperti logam berat dan koliform. Pengujian kualitas air secara fisik, kimia, dan biologi sangat perlu dilakukan untuk menentukan status mutu air berdasarkan peruntukannya. Air yang mengalami pencemaran oleh logam berat dan koliform tidak layak untuk dikonsumsi, sehingga untuk mengatasi hal tersebut diperlukan agen hayati yang potensial untuk meremediasi limbah. Hasil pengujian kualitas air, pertumbuhan dan kemampuan agen fitoremediator dalam meremdiasi limbah merupakan dasar dalam mengembangkan buku penunjang pengetahuan lingkungan berbasis riset. Pengembangan buku berbasis riset merupakan salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk memadukan proses pembelajaran dengan hasil riset. Hal ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam memahami ide, konsep, dan teori sehingga dapat meningkatkan pemahaman tentang materi yang dipelajari. Proses riset akan melahirkan proses pembelajaran yang kontekstual. Pembelajaran kontekstual adalah pembelajaran yang nyata yaitu menghadirkan suatu fenomena atau kasus yang benar-benar terjadi di lapangan. Salah satu fenomena yang kontekstual dan dapat diajarkan pada matakuliah pengetahuan lingkungan dengan menggunakan metode eksperimen adalah pencemaran air, seperti melihat aktivitas masyarakat yang menyebabkan terjadinya pencemaran, menguji kualitas air, dan menguji agen hayati dalam meremediasi air dari limbah.

Tujuan dalam penelitian ini adalah: mendeskripsikan aktivitas masyarakat yang bermukim di sekitar DAS Arbes yang menyebabkan menurunnya kualitas air sungai, menganalisis kualitas air sungai, menganalisis pertumbuhan dan kemampuan Pistia stratiotes, Limnocharis flava, dan Hydrilla verticillata dalam meremediasi logam berat (Pb, Cd, Cr, dan Hg) dan koliform, serta menghasilkan buku penunjang pengetahuan lingkungan berbasis riset. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu: survei, eksperimen, dan pengembangan. Penelitian survei dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2015, penelitian eksperimen dilaksanakan pada bulan Juni-September 2015, dan penelitian pengembangan dilaksanakan pada bulan September-Desember 2015.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas masyarakat yang menyebabkan menurunnya kualitas air sungai Arbes adalah pertanian, mandi, mencuci, buang air besar, dan membuang limbah domestik. Kualitas air sungai Arbes didasarkan parameter TSS, COD, DO, NO3, dan NO2 masih memenuhi kriteria baku mutu air yang peruntukannya sebagai sumber baku air minum; didasarkan parameter suhu, pH, BOD, fenolat, detergen dalam MBAS, dan koliform memenuhi kriteria baku mutu air yang peruntukannya untuk sarana rekreasi dan budidaya ikan ar tawar; dan didasarkan parameter Pb, Cd, Cr, Hg, dan total lemak memenuhi kriteria baku mutu air yang peruntukannya untuk peternakan dan mengairi lahan pertanian. Menurunnya kualitas air membutuhkan solusi biologi yaitu menggunakan tumbuhan yang memiliki kemampuan dalam meremediasi logam berat B3 dan koliform. P. stratiotes, L. flava, dan H. verticillata memiliki kemampuan dalam meremediasi Pb, Cd, Cr, dan Hg serta total koliform. Kemampuan H. verticillata dalam meremediasi logam berat lebih baik bila dibandingkan dengan L. flava dan P. stratiotes, tetapi P. stratiotes memiliki kemampuan meremediasi koliform lebih baik bila dibandingkan dengan L. flava dan H. verticillata. H. verticillata dan P. stratiotes merupakan agen fitoremediator yang memiliki kemampuan tumbuh dengan baik pada kondisi tercemar bila dibandingkan dengan L. flava.

Hasil survei dan eksperimen merupakan bahan dalam mengembangkan buku penunjang pengetahuan lingkungan berbasis riset. Dengan keunggulan adalah bahasa yang digunakan lebih mudah dipahami, materi yang disajikan lebih nyata, dilengkapi dengan hasil penelitian, uji kompetensi, dan mampu meningkatkan hasil belajar kognitif. Rekomendasi dari temuan ini adalah agar masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai Arbes untuk menggunakan P. stratiotes dan H. verticillata dalam membersihkan air sungai yang tercemar oleh limbah logam berat dan koliform. Selain itu, buku hasil pengembangan dapat digunakan sebagai bahan ajar pada matakuliah pengetahuan lingkungan karena dapat meningkatkan hasil belajar kognitif mahasiswa.