DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Permainan Tradisional Cublak-Cublak Suweng Untuk Pembelajaran IPS Kelas V Sekolah Dasar

Ridwan Sapta putra

Abstrak


ABSTRAK

 

Putra, R.S. 2016. Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Permainan Tradisional Cublak-Cublak Suweng Untuk Pembelajaran IPS Kelas V Sekolah Dasar. Prodi Pendidikan Dasar, Pascasarjana. Universitas Negeri Malang. Pembimbing; (1) Prof. Dr. Ery Tri Jatmika R.W.W, MA, M.Si. (II) Prof. Dr. Punadji Setyosari, M.Pd, M.Ed.

 

Kata kunci : pengembangan, model pembelajaran, permainan tradisional, IPS.

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah salah satu mata pelajaran wajib ditempuh oleh peserta didik, merupakan mata pelajaran yang disusun secara sistematis, komperhensif, dan terpadu. Pembelajaran IPS terdiri dari beberapa displin ilmu diantaranya Ekonomi, Geografi, dan Sejarah. Pemahaman mata pelajaran IPS banyak berisi tentang teori dan gambaran peristiwa dimasa lalu. Sehingga menuntut siswa untuk memiliki minat baca yang tinggi. Tetapi pada usia anak SD 6-12 tahun adalah masa dimana anak lebih senang bermain. Akan tetapi permainan yang dimainkan siswa saat ini kebanyakan permainan dalam gadget atau komputer yang dimainkan sendiri tanpa melibatkan orang lain, serta tidak mencerminkan karakter bangsa Indonesia.   Oleh karena itu diperlukan model pembelajaran yang dapat menfasilitasi kebutuhan siswa sesuai karakteristik dan perkembangan siswa.

Berdasarkan observasi di SD Kabupaten Bantul dan kajian teoritis dapat disimpulkan bahwa Indonesia memiliki potensi permainan tradisional yang luar biasa. Dimana dalam setiap permainannya memiliki nilai edukasi yang sesuai dengan karakter bangsa Indonesia. Sehingga dapat dikembangkan menjadi model pembelajaran pada pembelajaran IPS di SD. Hal ini dikarenakan prinsip permainan tradisioal sesuai dengan prinsip pembelajaran kooperatif, yaitu mengajarkan siswa untuk menyelesaikan masalah dalam bentuk kelompok. Kegiatan pengembangan diharapkan dapat dilaksanakan dengan tujuan menghasilkan model pembelajaran berbasis permainan tradisional cublak-cublak suweng pada pembelajaran IPS di SD yang layak digunakan serta efektif.

Model pengembangan yang digunakan adalah modifikasi model pengembangan Borg dan Gall (1983). Berdasarkan prosedur penelitian dan pengembangan Borg dan Gall tersebut peneliti mengadaptasi menjadi 3 tahap yaitu (1) Studi Pendahuluan, (2) Pengembangan Model, (3) Uji Model (Sukmadinata, 2015: 184). Data yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah data hasil validasi ahli, data ujicoba skala kecil, data ujicoba skala besar dan data hasil belajar siswa.

Hasil pengembangan model pembelajaran ini masuk dalam kategori sangat layak. Hal ini berdasarkan validasi ahli diperoleh hasil persentase sebesar  84,72%. Data yang terkumpul dari data hasil (1) ujicoba skala kecil pada siswa menunjukan hasil 88,57 % , sedangkan hasil observasi guru menunjukkan hasil 87,5 %. Sedangkan hasil (2) ujicoba skala besar pada siswa menunjukan hasil 87,69 % dan hasil observasi guru menghasilkan 87,5 %. Selain itu dalam uji coba skala besar model pembelajaran sangat efektf dalam pembelajaran. Hasil tersebut berdasarkan hasil belajar yang memperoleh hasil 84,21 %.