DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementing Process-Based Approach and Gallery Walk Using Cartoon Movies to Improve the Eighth Graders' Ability in Writing Narrative Texts

Agatha Nila Sukma M

Abstrak


ABSTRAK

 

Sukma M., Agatha Nila. 2016. Implementing Process-Based Approach and Gallery Walk Using Cartoon Movies to Improve the Eighth Graders’ Ability in Writing Narrative Texts. Graduate Program of State University of Malang. Advisors: (I) Prof. Utami Widiati, M.A., Ph.D. (II) Prof. Bambang Yudi Cahyono, M.Pd., M.A., Ph.D.

 

Key Words:  process-based, gallery walk, cartoon movie, writing ability,   narrative text.

This study aimed to implement process-based approach and gallery walk strategy using cartoon movies to solve the eight graders’ problems in writing narrative texts. It was conducted based on the result of the preliminary study which indicated that the students’ writing ability was poor. The subjects of this study were 31 students of grade VIII.G at SMPN 20 Bandar Lampung in the second semester of academic year 2015/ 2016.

A collaborative classroom action research was employed following four stages namely planning, implementing, observing, and reflecting. The implementation of process-based and gallery walk in this study was accomplished in one cycle which consisted of 6 meetings. To gain the data, the researcher used three instruments; a writing test, questionnaire, and field notes. 

The implementation of the strategy adopted the process-based approach consisting of planning, drafting, revising, editing, and publishing. The steps of this strategy were as follows: (1) planning/ pre-writing (asking the students to watch a short cartoon movie and do a gallery walk), (2) drafting (asking the students to write a draft based on the story they have watched and read), (3) revising (asking the students to rewrite their draft based on the teacher’s feedback), (4) editing (guiding the students to do peer correction with their partner), and (5) publishing (asking the students to post their final writings on the poster provided and do a gallery walk to read their friends’ works).

The findings of this study indicated that the implementation of process-based and gallery walk strategy improved the students’ ability in writing narrative texts. The students’ mean score in writing increased from 52.25 in the preliminary test to 75 in the final writing test. Furthermore, the data also showed that all students responded positively toward the implementation of the strategy.

Based on the findings, English teachers are recommended to employ this strategy as an alternative solution to solve similar problem. They may also modify this strategy to be appropriate with the students’ needs. Finally, for future researchers, this study can be used as a reference to accomplish their study in different language skills or education level.

 

ABSTRAK

 

Sukma M., Agatha Nila. 2016. Penerapan Pendekatan Berbasis Proses dan Strategi Gallery Walk dengan Menggunakan Film Kartun untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Kelas Delapan dalam Menulis Teks Naratif. Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Utami Widiati, M.A., Ph.D. (II) Prof. Bambang Yudi Cahyono, M.Pd., M.A., Ph.D.

 

Kata Kunci:  pendekatan proses, gallery walk, film kartun, kemampuan menulis, teks naratif.

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan proses dan strategi gallery walk dengan menggunakan film kartun untuk mengatasi masalah-masalah siswa kelas delapan dalam menulis teks naratif. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan hasil studi pendahuluan yang menunjukkan bahwa kemampuan menulis siswa masih rendah. Subjek dari penelitian ini adalah 31 siswa kelas VIII. G SMPN 20 Bandar Lampung pada semester kedua tahun ajaran 2015/ 2016.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dengan mengikuti empat tahapan yaitu perencanaan (planning), penerapan (implementation), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Penerapan proses menulis dan strategi gallery walk dalam penelitian ini dilaksanakan dalam satu siklus yang terdiri dari 6 pertemuan. Untuk memperoleh data, peneliti menggunakan tiga instrumen yaitu tes menulis (writing test), kuisioner (questionnaire), dan catatan lapangan (field notes).

Penerapan strategi ini mengikuti pendekatan proses dalam menulis yang mencakup  planning, drafting, revising, editing, and publishing. Langkah-langkah dalam strategi ini meliputi: (1) planning/ pre-writing (meminta siswa untuk menonton sebuah film kartun pendek dan melakukan gallery walk), (2) drafting (meminta siswa untuk menulis cerita berdasarkan cerita  yang sudah ditonton dan dibaca), (3) revising (meminta siswa untuk memperbaiki tulisan berdasarkan masukan dari guru), (4) editing (mengarahkan siswa untuk secara berpasangan saling memeriksa tulisan teman), dan (5) publishing (meminta siswa untuk menempelkan tulisan akhir siswa pada poster yang tersedia dan melakukan gallery walk untuk membaca tulisan-tulisan teman).

Temuan-temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan proses dan gallery walk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks naratif. Kemampuan rata-rata siswa meningkat dari 52.25 pada studi pendahuluan menjadi 75 pada tes menulis. Data juga menunjukkan bahwa seluruh siswa memiliki respon positif terhadap penerapan strategi ini.

Berdasarkan temuan-temuan dalam penelitian ini, guru-guru bahasa Inggris disarankan untuk menerapkan strategi ini sebagai solusi alternatif untuk mengatasi masalah serupa. Mereka juga dapat memodifikasi strategi ini agar sesuai dengan kebutuhan siswa. Bagi para peneliti selanjutnya, penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan referensi untuk menyeselesaikan penelitian mereka dalam keterampilan bahasa maupun level pendidikan yang berbeda.