DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X SEMESTER II DI SMA WAHID HASYIM MODEL SUMBERWUDI KARANGGENENG LAMONGAN

Ahmad Charis Chumaidi

Abstrak


ABSTRAK

 

Chumaidi, Ahmad Charis. 2016. Pengembangan Multimedia Interaktif Pada Mata Pelajaran Biologi Kelas X Semester II Di SMA Wahid Hasyim Model Lamongan. Tesis, Program Studi Teknologi Pembelajaran, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sulton, M.Pd, (II) Dr. Sulthoni, M.Pd.

 

Kata Kunci : Pengembangan, Multimedia Interaktif, Biologi.

Penggunaan multimedia interaktif yang kurang oleh pengajar, seringkali menjadi penyebab kurang optimal proses pembelajaran di sekolah, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi. Salah satu sekolah yang menghadapi masalah serupa adalah SMA Wahid Hasyim Model Lamongan. Di SMA Wahid Hasyim Model Lamongan, alat yang tersedia untuk mendukung pembelajaran menggunakan media sangat memadai, tetapi media pembelajaran yang inovatif masih sangat terbatas. Guru cenderung menggunakan media yang masih sederhana seperti modul dan buku paket.

Dari kasus yang terjadi, diperoleh sebuah alternatif untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu pengembangan media. Pengembangan ini menghasilkan produk media interaktif dan buku panduan pemakaian program. Sasaran pengembangan adalah Siswa SMA Wahid Hasyim Model Lamongan.

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan produk multimedia interaktif sebagai sumber belajar yang memenuhi kriteria dalam strategi pembelajaran efektif dan memiliki tingkat kemenarikan yang tinggi, sehingga dapat memotivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran pada Mata Pelajaran Biologi Kelas X Semester II tentang keanekaragaman hayati di SMA Wahid Hasyim Model Lamongan.

Penelitian ini menggunakan model pengembangan Lee and Owens dengan lima langkah. Metode pengumpulan data berupa angket, wawancara dan tes. Teknik analisis data menggunakan dua cara, yaitu analisis data kualitatif yang menggunakan analisis isi dan analisis data kuantitatif yang menggunakan deskriptif persentase. Pengembangan produk ini divalidasi oleh ahli materi dan ahli multimedia dengan tingkat kevalidan 88,3%, uji coba perorangan dengan tingkat kevalidan 91.7%, uji coba kelompok kecil dengan tingkat kevalidan 88,2% dan uji coba lapangan dengan tingkat kevalidan 85,6% dengan kualifikasi sangat layak tidak perlu revisi.

Data keseluruhan dari hasil uji coba menunjukkan, media memperoleh presentase sebesar 88,44% dengan kategori sangat baik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa subyek uji coba merespon dengan baik pada media  yang dirancang dan dikembangkan khusus untuk siswa sekolah menengah pertama.