DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE BERBANTUAN GAME PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 MALANG

RANI RAMADANIS

Abstrak


ABSTRAK

 

Ramadanis, Rani. 2016. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe ThinkPair Share Berbantuan Game Puzzle Untuk Meningkatkan Motivasidan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Malang. Tesis,Program Studi Pendidikan Dasar Konsentrasi IPS, ProgramPascasarjana Universitas Negeri Malang: (I) Prof. Dr. I Nyoman SDegeng, M.Pd, (II) Prof. Dr. Sudarmiatin, M. Si.

 

Keyword : Think Pair Share, Game Puzzle, Motivasi, Hasil Belajar

Hasil pengamatan pada waktu pembelajaran IPS di SMP Negeri 4 Malangdi kelas VII H diketahui bahwa guru masih menggunakan model pembelajarankonvensional dan siswa hanya mendengarkan pelajaran secara satu arah. Gurumengalami beberapa kendala di dalam pelaksanaan proses belajar mengajar yaitu:(1) Motivasi belajar siswa yang masih rendah, (2) Hasil belajar yang belum tuntasdiketahui dari 32 orang siswa diantaranya 17 orang (57%) memperoleh nilai dibawah KKM, 7 orang (17%) memperoleh nilai sama dengan KKM dan 8 orang(25%) diatas KKM. Maka diperlukan suatu upaya untuk mengatasi permasalahantersebut dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair shareberbantuan game puzzle untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar ips siswa.

Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dalam duasiklus yang setiap siklus terdiri dari empat komponen: perencanaan, tindakan,observasi, dan refleksi. Kedudukan peneliti dalam penelitian ini sebagaiperencana, pelaksana tindakan, pengumpul data, penganalisis, penafsir data, danpelapor hasil penelitian. Subyek penelitian adalah siswa SMP N 4 Malang kelasVII H, sebanyak 32 orang siswa terdiri dari 19 orang perempuan dan 13 orang lakilaki. Penelitian dilakukan melalui dua siklus. Data dikumpulkan dengan teknikobservasi, angket, dan pelaksanaan tes. Analisa data dilakukan melalui tiga tahapanyaitu: Reduksi data, paparan data, dan penyimpulan hasil analisis. Temuan penelitianpada siklus I yaitu penggunaan alokasi waktu yang belum maksimal sehingga guruharus bisa menggunakan alokasi waktu dengan baik dan pada siklus I belumditambahkan game puzzle pada pelaksanaan tahap-tahap Think pair share, sedangkanpada siklus II guru sudah bisa mengalokasikan waktu dengan baik serta implementasipada mata pelajaran IPS lebih efektif ketika ditambahkan game puzzle pada tahapthink dalam sintaks think pair share.

Hasil penelitian penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pairshare berbantuan game puzzle yaitu (1) hasil observasi keterlaksanaan modelpembelajaran oleh guru termasuk kategori sangat baik pada siklus I diperoleh 74%dan siklus II diperoleh 90,03% mengalami peningkatan 16,03%. Hasil observasiketerlaksanaan model pembelajaran oleh siswa termasuk kategori baik dari siklusI diperoleh 71,23% dan siklus II diperoleh 87,03% mengalami peningkatan15,8%. (2) meningkatnya motivasi siswa dari siklus I diperoleh 82,25% dan siklusII diperoleh 89,90% mengalami peningkatan 7,65% (3) meningkatnya hasilbelajar siswa dari siklus I diperoleh 81,25% dan siklus II diperoleh 93,75%mengalami peningkatan 12,5%.

Saran yang diberikan adalah (1) Bagi guru agar dalam proses belajarmengajar lebih banyak memberikan kesempatan kepada siswa untuk berfikir sendiri,melatih kemampuan berpikir dan kemampuan sosial serta cara bekerja sama sehinggasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan potensinya. (2) Bagi sekolahhasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam pembinaan peningkatanmutu sekolah dan peningkatan profesi guru dengan penerapan model pembelajaranyang efektif. Dengan penelitian ini hendaknya sekolah memberikan fasilitas belajardan mendukung para guru sehingga proses pembelajaran semakin meningkatmutunya.(3) Bagi peneliti selanjutnya disarankan agar melaksanakan penelitiandengan mengkolaborasikan berbagai model dan pengembangan media dalammeningkatkan kualitas guru.