DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Scaffolding Prosedural Diagram V dalam Group Investigation terhadap Keterampilan Proses Sains dan Prestasi Belajar bagi Siswa Berpengetahuan Awal Tinggi dan Rendah

Rizki Amelia

Abstrak


ABSTRAK

 

Amelia, Rizki. 2016. Pengaruh Scaffolding Prosedural Diagram V dalam Group Investigation terhadap Keterampilan Proses Sains dan Prestasi Belajar bagi Siswa Berpengetahuan Awal Tinggi dan Rendah. Tesis. Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Supriyono Koes H., M.Pd, MA, (2) Dr. Muhardjito, M.S.

 

Kata Kunci: Scaffolding Prosedural, Diagram V, Group Investigation, Prestasi Belajar, Pengetahuan Awal.

Keterampilan proses sains siswa SMA masih belum optimal. Salah satu faktor penyebabnya adalah pembelajaran yang belum memfasilitasi perbedaan pengetahuan awal siswa. Prestasi belajar sangat erat kaitannya dengan pengetahuan awal. Berdasarkan hasil UN, prestasi belajar siswa SMA di kota Malang pada mata pelajaran fisika masih rendah, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang dapat mengoptimalkan prestasi belajar fisika siswa. Scaffolding prosedural diagram V dalam Group Investigation dirancang dengan tujuan siswa dapat mengoptimalkan prestasi belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan keterampilan proses sains dan prestasi belajar kelompok siswa yang belajar melalui strategi Scaffolding Prosedural dalam Group Investigation dan  kelompok siswa yang belajar dengan Group Investigation, menguji perbedaan keterampilan proses sains dan prestasi belajar siswa yang memiliki tingkat pengetahuan awal tinggi dan kelompok siswa yang memiliki tingkat pengetahuan awal rendah, dan menguji interaksi antara strategi pembelajaran (scaffolding prosedural dalam GI dan GI) dan pengetahuan awal siswa terhadap keterampilan proses sains dan prestasi belajar siswa.

Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen semu. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah Two Factorial Design yang terdiri dari dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol. Instrumen penelitian terdiri dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS) Scaffolding Prosedural berupa Diagram V, tes pengetahuan awal, dan tes prestasi belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Keterampilan proses sains dan prestasi belajar kelompok siswa yang belajar melalui strategi Scaffolding Prosedural dalam Group Investigation lebih tinggi daripada kelompok siswa yang belajar dengan Group Investigation, (2) Keterampilan proses sains siswa yang memiliki tingkat pengetahuan awal tinggi dan kelompok siswa yang memiliki tingkat pengetahuan awal rendah adalah sama, sedangkan prestasi belajar siswa yang memiliki tingkat pengetahuan awal tinggi lebih tinggi daripada kelompok siswa yang memiliki tingkat pengetahuan awal rendah, (3) Tidak terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan pengetahuan awal siswa terhadap keterampilan proses sains siswa, namun terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan pengetahuan awal siswa terhadap prestasi belajar siswa.