DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Metode Inkuiri Terbimbing Berbantuan Media Manipulatif Untuk Memahamkan Konsep Pecahan Sederhana Pada Siswa Kelas III SDN Besowo 5 Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri

Norma Farida Ariani

Abstrak


ABSTRAK

 

Ariani, Norma Farida. 2016. Penerapan Metode InkuiriTerbimbing Berbantuan Media Manipulatif untuk Memahamkan Konsep Pecahan Sederhana padaiswa Kelas III SDN Besowo 5 Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri.Tesis. Jurusan Pendidikan Dasar. Pancasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Cholis Sa’dijah, M.Pd, M.A., (2) Dr. Subanji, M.Si.

 

Kata kunci: penerapan metode inkuiri terbimbing, media manipulatif, konsep pecahan sederhana

Berdasarkan Observasi pendahuluan pada nilai ulangan harian matematika siswa Kelas III SDN Besowo 5 pada tahun ajaran 2013/2014 dan tahun ajaran 2014/2015, ditemukan bahwa nilai ulangan harian matematika siswa pada materi pemahaman konsep pecahan sederhana rata-rata di bawah KKM. Pada tahun ajaran 2013/2014 nilai rata-rata ulangan harian matematika siswa khususnya materi pemahaman konsep pecahan sederhana adalah 58,07 dengan jumlah siswa sebanyak 13 siswa, sebanyak 8 siswa nilainya masih di bawah KKM. Pada tahun ajaran 2014/2015 nilai rata-rata ulangan harian siswa adalah 59,58. Dengan jumlah siswa sebanyak 12 siswa, sebanyak 9 siswa nilainya masih di bawah KKM. Karena itu peneliti merasa perlu mengadakan penelitian untuk perbaikan pembelajaran. salah satu alternatif perbaikan pembelajaran tersebut adalah dengan menerapkan pembelajaran inkuiri terbimbing.

Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan penerapan metode inkuiri terbimbing berbantuan media manipulatif yang dapat memahamkan konsep pecahan sederhana pada siswa Kelas III SDN Besowo 5 Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri. Sedangkan Metode Penelitian pada penelitian ini menurut jenis datanya adalah penelitian kualitatif. Menurut modelnya, jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas.

Pembelajaran inkuiri pada penelitian ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: Pertama, guru menyajikan pertanyaan atau masalah. Masalah tersebut dikemas dalam LKS pada Kegiatan 1 yang disusun oleh guru khusus untuk pembelajaran inkuiri terbimbing ini. Kedua, Siswa membuat hipotesis. Hipotesis dibuat siswa untuk memberikan jawaban sementara atau jawaban perkiraan atas pertanyaan pada LKS Kegiatan 1. Ketiga, guru membimbing siswa melakukan penyelidikan dan mengumpulkan data dengan bantuan media manipulatif. Panduan penyelidikan dan penggunaan media manipulatif tertuang dalam LKS Kegiatan 2. Keempat, siswa menguji hipotesis. Pengujian hipotesis dilakukan dengan petunjuk pada LKS Kegiatan 3. Pada Kegiatan 3 memuat beberapa pertanyaan. Jawaban salah satu pertanyaan tersebut merupakan jawaban hipotesis dari masalah pada LKS Kegiatan 1. Di akhir Kegiatan 3 memuat petunjuk untuk siswa agar mencermati jawaban dari setiap pertanyaan pada Kegiatan 3. Dari jawaban-jawaban tersebut kemudian siswa diarahkan untuk mencocokkan hipotesis/ jawaban LKS Kegiatan 1 dengan dengan salah satu jawaban pertanyaan pada Kegiatan 3. Karena salah satu jawaban pada LKS Kegiatan 3 merupakan jawaban dari hipotesis Kegiatan 1. Terakhir, siswa membuat kesimpulan. Dalam membuat kesimpulan, guru membimbing siswa dengan menunjukkan pokok-pokok hasil penyelidikan mereka. Kemudian guru memberikan arahan pada siswa untuk merangkum pokok-pokok hasil penyelidikan tersebut menjadi sebuah kesimpulan.

Hasil peningkatan pemahaman siswa nampak dari rata-rata nilai hasil tes akhir siklus. Pada Siklus I rata-rata nilai hasil tes akhir siswa adalah 69,33, pada Siklus II mengalami peningkatan sebesar 10,67 menjadi 80,00. Berdasarkan hasil analisis data observasi aktivitas guru dan siswa, hasil catatan lapangan, dan hasil tes akhir siklus dapat disimpulkan bahwa pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media manipulatif dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep pecahan sederhana.