DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS BUDAYA LOKAL KALIMANTAN SELATAN PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA SMP

Rochmad Endra Anthony

Abstrak


ABSTRAK

 

Anthony, Rochmad Endra. 2016. Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal Kalimantan Selatan pada Mata Pelajaran IPS untuk Siswa SMP. Program Studi Pendidikan Dasar, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Hariyono, M. Pd., (II) Prof. Dr. Sumarmi, M. Pd.

 

Kata Kunci:Pengembangan, Video Pembelajaran, BudayaLokal Kalimantan Selatan, IPS

Materi keragaman budaya lokal Kalimantan Selatan adalah salah satu materi pada  mata pelajaran IPS SMP yang diajarkan pada kelas VII semester 2 di SMPN 12 Banjarbaru. Materi ini memiliki cakupan tentang berbagai macam adat tradisi yang ada di Kalimantan Selatan yang diantaranya adalah rumah adat, tradisi dan seni. Materi ini diajarkan dengan tujuan mengenalkan dan menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya yang ada di Kalimantan Selatan. Dalam proses pembelajaran guru sering mengalami kendala dalam memberikan gambaran tentang keragaman budaya lokal yang ada, karena media yang digunakan hanya LKS. Permasalahan tersebut harus segera dicari alternatif pemecahannya, salah satunya adalah melalui pengembangan video pembelajaran. Pada penelitian pengembangan ini produk yang dikembangkan adalah video pembelajaran keragaman budaya lokal Kalimantan Selatan.

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan video pembelajaran mata pelajaran IPS untuk siswa SMP pada materi keragaman budaya lokal Kalimantan Selatan; 2) mengetahui kelayakan video pembelajaran mata pelajaran IPS untuk siswa SMP pada materi keragaman budaya lokal Kalimantan Selatan yang dihasilkan sebagai media pembelajaran.

Jenis penelitian adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D).  Prosedur pengembangan meliputi tahap perencanaan, desain, dan pengembangan. Validasi produk dilakukan melalui uji alpha (ahli media, ahli materi dan guru), uji beta (3 siswa) dan uji produk (20 siswa). Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) video pembelajaranyang dikembangkan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, desain, dan pengembangan. Video pembelajaran menyajikan materi keragaman budaya lokal Kalimantan Selatan, (2) media video pembelajarantersebut termasuk dalam kategori sangant baik dan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran berdasarkan validasi ahli media, ahli materi, tanggapan guru, uji beta, dan uji produk. Hal  ini  menunjukkan  bahwa  media video  pembelajaran keragaman budaya lokal Kalimantan Selatan layak  dan  sesuai  untuk digunakan  sebagai  sumber  belajar  bagi  guru  dan  peserta  didik  di SMPN 12 Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Video pembelajaran tentang keragaman budaya memberi dampak yang positif pada kegiatan pembelajaran, oleh karena itu guru hendaknya memanfaatkan media yang kreatif dan menarik berupa video pembelajaran dalam menyampaikan materi keragaman budaya lokal sehingga siswa lebih mudah memahami gambaran yang sebenarnya dari keragaman budaya lokal yang ada.