DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Proses Berpikir Siswa SMP Field Independent dan Field Dependent dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Datar Ditinjau dari Teori Pemrosesan Informasi

SYIFA'UL AMAMAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Amamah, Syifa’ul. 2016. Proses Berpikir Siswa SMP Field Independent danField Dependent dalam Menyelesaikan Masalah Bangun DatarDitinjau dari Teori Pemrosesan Informasi. Tesis. Program StudiPendidikan Matematika, Program Pascasarjana Universitas NegeriMalang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Cholis Sa’dijah, M.Pd, M.A., (II)Dr. Sudirman, M.Si.

 

Kata kunci: proses berpikir, field independent dan field dependent, teoripemrosesan informasi.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses berpikir siswa SMP field independent dan filed dependent dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari teori pemrosesan informasi. Materi matematika yang dipilih adalah segitiga, trapesium, dan belahketupat. Siswa diminta untuk menyelesaikan masalah tersebut, kemudian proses berpikirnya dideskripsikan berdasarkan komponen teori pemrosesan informasi yaitu komponen penyimpanan informasi dan komponen proses kognitif. Komponen penyimpanan informasi terdiri dari sensory register, short term memory, dan long term memory. Komponen proses kognitif terdiri dari attention, perception, retrieval, rehearsal, dan encoding.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 13 Malang. Subjek penelitian ini siswa kelas VIII yang sebelumnya telah menempuh materi segiempat dan segitiga pada saat kelas VII. Pemilihan subjek penelitian dipilih menggunakan instrumen Group Embedded Figure Test (GEFT) dan berdasarkan masukan dari guru untuk mempertimbangkan kemampuan komunikasinya. Peneliti memberikan tes matematika yang dilakukan setelah memberikan tes GEFT untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa, yang dipilih dua siswa field independent dan dua siswa field dependent.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) informasi berupa soal yang diterima siswa field independent dan field dependent masuk ke sensory register melalui indera penglihatan dan pendengaran, dan terjadi attention sehingga siswa dapat memilah informasi. Siswa menyelesaikan soal sehingga timbul perception, kemudian merealisasikan perception dengan retrieval konsep yang dibutuhkan dari long term memory untuk menyelesaikan soal. Hasil retrieval diterapkan di short term memory. (2) terdapat perbedaan antara siswa field independent dan field dependent pada short term memory, long term memory, retrieval, dan encoding. (3) siswa field independent mampu mengingat  semua konsep yang dibutuhkan dan lebih mampu menyelesaikan masalah dari pada siswa field dependent, dengan kata lain konsep yang dibutuhkan tesimpan dengan baik di memori siswa.