DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MANAJEMEN HUBUNGAN SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH (Studi Multi Kasus pada SDN Kejambon 2 dan SDIT Usamah Kota Tegal)

novi keenand maulidiyati

Abstrak


ABSTRAK

 

Maulidiyati, Novi. 2016. Manajemen Hubungan Sekolah dengan Masyarakat dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Sekolah (Studi Multi Kasus pada SD Negeri Kejambon 2 dan SDIT Usamah Kota Tegal). Tesis. Program Studi Manajemen Pendidikan, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono, M.Pd.; (II) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng, M.Pd.

 

Kata Kunci: manajemen, hubungan sekolah dengan masyarakat, mutu pendidikan

Hubungan sekolah dengan masyarakat mempunyai peran penting dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah, karena masyarakat adalah stakeholders pendidikan yang memiliki kepentingan akan keberhasilan pendidikan di sekolah dan sekolah akan dapat memerankan fungsinya dengan maksimal apabila didukung oleh semua komponen yang bertanggungjawab dalam menyelenggarakan pendidikan, yaitu keluarga, pemerintah, dan masyarakat. Melalui keterlibatan masyarakat, maka kegiatan operasional, kinerja, dan produktivitas sekolah diharapkan dapat terbantu. Peran serta, dukungan, dan simpati masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan akan maksimal apabila sekolah secara proaktif dan kreatif mengembangkan hubungan kerjasama yang harmonis dan sinergis dengan masyarakat melalui manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) menguraikan perencanaan hubungan sekolah dengan masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan; (2) menguraikan pengorganisasian hubungan sekolah dengan masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan; (3) menguraikan pelaksanaan hubungan sekolah dengan masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan; dan (4) menguraikan evaluasi hubungan sekolah dengan masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri Kejambon 2 dan SDIT Usamah Kota Tegal.

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi multi kasus. Data dalam penelitian ini didapat melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dibagi dalam dua tahap, yakni analisis data individu dan analisis data lintas kasus.

Hasil temuan lintas kasus menunjukan: (1) perencanaan program/kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah  melibatkan seluruh personil termasuk orang tua murid, komite sekolah, dan masyarakat. Jika masyarakat tidak dilibatkan dalam proses perencanaan, maka sekolah harus tetap mensosialisasikan program/kegiatan yang telah diputuskan; (2) proses pengorganisasian hubungan sekolah dengan masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah dengan  menunjuk guru yang kompeten sesuai dengan jumlah SDM yang ada untuk  mengkoordinir kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat dan untuk kegiatan tertentu, dibentuk tim khusus yag beranggotakan guru dan perwakilan orang tua murid maupun masyarakat; (3) untuk pelaksanaan hubungan sekolah dengan masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah, kepala sekolah melakukan berbagai cara, seperti memberikan contoh teladan yang baik, selalu memberi pengarahan dan motivasi, memberi bonus ekstra di luar gaji, memberi kesempatan kepada para staf untuk lebih mengembangkan kompetensinya, dan bahkan di sekolah tertentu ada lebih banyak cara yang dilakukan, sedangkan untuk lebih memotivasi masyarakat, dengan berusaha terbuka dengan masyarakat dalam segala hal, terutama pendanaan atau dengan membuat berbagai program/kegiatan untuk mengakrabkan diri dengan masyarakat; dan (4) proses evaluasi hubungan sekolah dengan masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah dilakukan bersama oleh pihak sekolah dan masyarakat, namun di sekolah tertentu evaluasi hanya dilakukan oleh pihak sekolah, pihak masyarakat hanya membantu proses evaluasi, misalnya dengan kuesioner, sedangkan kaitannya dengan peningkatan mutu pendidikan di sekolah, indikator evaluasi peningkatan mutu pendidikan di sekolah berdasarkan hubungan sekolah dengan masyarakat meliputi prestasi akademik dan non akademik, lulusan, penyelenggaraan kegiatan pembelajaran, kondisi sekolah, dan ada juga yang mengevaluasi pendidikan karakter (guru, murid, dan orang tua murid).

Saran-saran yang dapat dikemukakan oleh peneliti adalah: (1) bagi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal, Kepala UPPD Kecamatan di Kota Tegal, dan para pengawas SD untuk menggunakan hasil penelitian ini sebagai pengetahuan tentang bagaimana seharusnya manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat yang ada di sekolah agar dapat dijadikan masukan dalam meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan kerjanya; (2) bagi kepala sekolah ada baiknya menjadikan hasil penelitian ini sebagai salah satu bahan rujukan dalam mengelola hubungan sekolah dengan masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah; (3) bagi orang tua murid dan masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya kerjasama aktif dari orang tua murid dan masyarakat terhadap program-program/kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah guna peningkatan mutu pendidikan agar nantinya masyarakat menjadi lebih peduli terhadap mutu pendidikan di sekolah; dan (4) bagi peneliti lain agar dapat mempertimbangkan hasil penelitian ini sebagai bahan referensi dalam melakukan penelitian pada kasus sejenis dengan latar yang berbeda agar dapat melakukan studi lebih lanjut tentang peranan atau pengaruh variable hubungan sekolah dengan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.